Wawali Sofyan Edi: ” Siapa yang bisa menjawab pertanyaan saya, siapa nama pak Camat Blimbing? wah luar biasa Pak Ariadi, Pak camat terkenal juga nah silakan ambil Pohon Pule dan Herbal Axxatha, semoga manfaat ditengah Pandemi tetap Prokes 5M”

MALANG PROKOTA.Com – “Ibu- ibu semoga bantuan pemerintah dari Apbd ,dengan nama BPNTD yang tiap bulan njenengan terimah tersebut berikan manfaat ,ibu-ibu lansia tetap sehat dan protokol kesehatan 5 M, meski sudah divaksin,” pesan Wawali Sofyan edi usai secara simbolis memberikan sembako pada 5 dari 298 warga penerima bantuan dari program BPNTD dikelurahan Pandanwangi.

Selanjutnya aksi Wawali berbagi dengan warga bhumi Arema ditengah Pandemi meski trend penurunan terus terjadi,seiring target 70 persen warga Bhumi Arema tervaksin terpenuhi.

Wakil Walikota Sofyan Edi Jarwoko yang sejak dua tahun lalu punya gerakan penghijauan untuk bhumi Arema dengan berbagi tanam bibit pohon Pule dengan program sodaqoh Oksigen tersebut sudah hampir tembus 7000 bibit pohon pule setinggi satu meter itu tertanam di lahan pemukiman warga,sekolah dan instansi layanan publik,dari 11 ribu pohon pule yang tersedia.

Mulai pembibitan dan hingga pohon siap tanam semua dirogoh dari kocek pribadinya wakil Walikota Malang,” penanaman pohon pule sesuai permintaan warga ,sediakan lobang ,berapapun yang penting dirawat kami siap datang menanamnya, selain itu saya juga membagi gratis minuman herbal Axxatha bagi warga bumi Arema untuk menjaga imun dan tetap sehat ” ucap Sofyan Edi berharap.

“Masyarakat. Pandanwangi . Pak RT, Pak RW, karang taruna, PKK, relawan. Ini loh yang membedakan negara kesatuan Republik Indonesia dengan negara-negara lain. Negara lain enggak ada gotong royongnya.

“Di Indonesia ini alhamdulillah pemerintah, aparat, Polri, dan komponen masyarakat saling gotong royong nangani pandemi. Alhamdulillah sekarang sudah ngalami trend yang bagus turun terus. Dua hari, tiga hari yang lalu kosong enggak ada yang dirawat.”

“Enggak ada yang dirawat. Kemarin ada kiriman ada isi enam. Dari dua ratus lima puluh tempat tidur yang dirawat enam orang. Semoga betul-betul kita bisa nol dari sakit. Sekarang Walaupun sudah mulai Pulih tetap waspada. Jangan lengah. Karena apa, varian pengurus terjadi perubahan dan perkembangan. “ungkap Wawali Sofyan Edi Jarwoko saat meninjau pemberian bantuan non tunai 298 warga keluragan Pandanwangi sebelum pengukuhan relawan Covid.Selasa 5/9.diruang pertemuan setempat.

lebih jauh pesan Sofyed, sapaan akrab Wawali Sofyan Edi Jarwoko itu bagwa jangan lengah, tetap disiplin gunakan masker. Hati-hati dalam berkegiatan berkerumun, ya. Jaga jarak, jaga kondisi tubuh. Daya tahan tubuh terus nah sekarang kita hadir di sini mendengarkan satu ikhtiar, satu niat,

“Satu tekad dari yang tergabung di dalam relawan- relawan yang ada mendahului di Pandanwangi ini makin solid dan tangguh setelah lahir SRC ya. Ini komunitas komunitas pedagang kelontong yang dibina, yang diberikan pembelajaran yang dipantau terus oleh Sampoerna Foundation pabrik rokok Sampoerna itu,”ungkap Wawali Sofyan Edi Jarwoko usai berikan BPNTD di kelurahan Pandanwangi Kec Blimbing.

Bahkan politisi asal Partai Golkar Kota Malang itu coba memberi applause Camat Belimbing ikut hadir disini “tepuk tangan. ” Siapa yang tahu namanya Pak Camat? Ada yang tahu? Ayo siapa? Nah, Pak ariadi terkenal juga. Kemudian hadir pak lurah Pandanwangi PakFauzan tepuk tangan buat pak Imam ketua LPMK, kedepan saya akan beri hadiah bila warga bisa jawab pertanyaan, hehe tapi bukan sepeda, yang punya saya minuman herbal Axxatha ribuan Bibit Pohon Pule, tapi manfaatnya cukup luar biasa untuk kesehatan ,kandungan dari pohon pule ada 10 untuk sembuhkan penyakit, kalau penasaran bukak aja mbah geogle,” papar Sofyan Edi sambil teruskan sambutannya

“Dan mungkin ada pak RT atau pengurus LPMK yang hadir pak RW ya saya mohon izin bisa menyebut satu per satu staf kelurahan yang hadir yang saya hormati Beliau-beliau ini hampir dua tahun konsentrasi penuh menjalankan tugas utama dan pertama yaitu penganggulangan covid-19.

Tepuk tangan untuk beliau tapi tidak sendiri tidak sendiri sama TNI, bersama Polri Babinsa, Babinkamtibmas benar.

“Ya. Sampai betul-betul bisa mengikuti bagaimana perdagangan yang baik, yang maju, yang modern, ya, memasarkan barangnya dengan baik, penata, nah sekarang bersatu berkumpul bersama-sama peduli terhadap warga kita yang kena covid atau sekarang ditujukan yang terdampak covid nah ini saya sampaikan banyak terima kasih.

Terima kasih. Konsentrasinya untuk pendidikan monggo. Tetapi peran serta masyarakat dalam hal ini SRC itu adalah wujud nyata jiwa di tengah-tengah masyarakat kita tumbuh berkembang dengan baik.

Ini terus dirawat, tugasnya kita semua merawat ya. Saya percayakan semuanya kepada Pak Camat, Pak Lurah, tokoh masyarakat ya, untuk bisa membantu meringankan daripada eh beban masyarakat itu.

Pendidikan, dampak belum bisa sekolah masih dicoba lima puluh persen. Ini mau tatap muka. Banyak masyarakat kita yang usaha kecil harus berhenti, alhamdulillah terus eksis. Karena warung berjalan laku. Sehingga terjadi yang namanya gerakan transaksi keuangan.

Kalau tokonya laku, ini juga terjadi perputaran yang bagus, ada untung sebagian disumbangkan kepada yang lain. Seiring itu. Ada kalanya kegiatan sosial yang lain, ada kalanya gerak jalan saya sering ikut ini. Gerak jalan hadiah sepeda motor lumayan Pak sepeda motor Nah ini luar biasa. Dampak yang lain di samping pemulihan ekonomi ya yang tadi kita lihat adalah bagian daripada pemecahan dampak daripada khususnya dampak sosial.” tutur Arema Asli Sukun itu yakin.

“Ada pembagian ya pembagian BPNTD Bantuan eh non tunai yang dalam bentuk beras tadi. yang berasal dari APBD. Untuk masyarakat tidak mampuh di kelurahan Pandanwangi.” beber dia.

Lanjut Bung Edi, Dan itu terus dilakukan oleh pemerintah dan kelompok-kelompok masyarakat yang lain. Jadi seperti itu, selanjutnya saya sampaikan sekali lagi terima kasih kepada keluarga besar yang sudah membantu lahirnya relawan covid,

“Tentunya makin bertambah banyak relawan- relawan yang ada di wilayah sini. Semoga bisa bersama-sama Pak Lurah. Pak RW, Pak RT, meringankan daripada beban masyarakat kitatadi di posisikan ke pendidikan, monggo. Yang paling tahu adalah panjenengan” pungkasnya optimis. (dr/her/ila/hms)