Sutiaji ajak Warga Muslimat untuk Niat Memilih Pemimpin sebagai Bentuk Ibadah

PROKOTA MALANG – Suara perempuan diyakini bisa menjadi kunci pemenang dalam setiap pilkada. Sebab perempuan memiliki kecenderungan yang loyalis untuk menyalurkan hak pilihnya untuk mencoblos dalam bilik TPS dibandingkan kaum laki laki.

Sadar akan hal itu, pasangan Cawali dan Cawawali nomer urut 3, Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko terus bergerilya untuk menggaet suara perempuan. Ini terlihat Sabtu (12/5/2018), pasangan yang mengusung slogan Malang SAE ini kampanye dihadapan ratusan muslimat ranting Dinoyo di gedung Muslimat NU ranting Dinoyo Kecamatan Lowokwaru.

Acara ini bertajuk silahturahim menjelang Ramadan 1439 H. “Ayo menjaga mata, menjaga lisan, dan menjaga mulut. Puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang dilarang oleh agama. Ayo menghilangkan kebencian, kedengkian dan kehasudan. Kita harus menghilangkan kesombongan dan sering-seringlah bershodaqoh,” ujar Sutiaji.

Sutiaji mengatakan menjelang Ramadan ini untuk mulai menutup mata, lisan dan telinga dari memandang, berkata, dan mendengar yang buruk. Mantapkan niat untuk menyambut Ramadan dengan suka cita ibarat menyambut tamu agung yang dirindukan.

Negeri kita saat ini sedang dilanda banyak kebencian dan adu domba yang berpotensi merusak ukhuwah dan silaturahim antar umat Islam, dan antar warga Negara. Tak banyak lagi orang mau tersenyum, padahal senyum itu ibadah, tertawa itu ibadah, mnyenangkan orang lain itu ibadah. “Kita juga harus menghormati guru, mari tetap memegang teguh sorbannya guru. Kenapa kita harus menghormati guru? Karena guru itu tanggung jawabnya sampai ke akhirat. Beliau akan terus mempertanggung jawabkan ilmu yg diajarkan kepada kita,” kata mantan anggota DPRD FKB Kota Malang ini.

Dalam kesempatan itu, Sutiaji memperkenalkan diri dan Sofyan Edi Jarwoko sebagai paslon SAE, yang mencalonkan diri jadi walikota dan wakil walikota pada pilkada Malang 27 Juni mendatang. “Saya ini orang NU, orang Muslimat juga sama seperti ibu-ibu, tapi monggo memilih siapapun yang anda yakini amanah. Yang terpenting niatnya dijaga, niatkan datang ke TPS memilih pemimpin yang terbaik untuk kota Malang yang lebih sae (baik),” tandas dia. (*)