PRIBUMI Bangga Kinerja TNI POLRI Tanpa Kekerasan Terhadap Aksi FRI-WP

MALANG PROKOTACom – Kedaulatan NKRI meliputi kemerdekaan Papua Irian Jaya adalah harga mati. Kedaulatan NKRI memberikan manfaat besar bagi beasiswa dan dana bantuan pendidikan bagi muda mudi rakyat Papua Irian Jaya

“Upaya melanjutkan aksi FRI-WEST Papua (Front Rakyat Indonesia untuk West Papua) dalam rangka memperingati Hari Biak Berdarah Ke-22 yang diikuti oknum warga Papua dan oknum warga Maluku Utara adalah merongrong Jihad Kebangsaan”

“Keterlibatan oknum warga Maluku Utara diduga kuat ada kaitannya dengan Separatisme RMS, maka tugas TNI, POLRI, BAIS dan BIN untuk mengusutnya.”ungkap Haris Budi Kuncahyo Koordinator Jaringan Nasional dalam rilis yang diberikan media didepan Balkot Minggu sore  5/7.

Perlu diketahui, lanjut alummi STAIN itu menambahkan kalau Malang Raya meliputi Kota dan Kabupaten serta Kota Batu adalah satu kesatuan dengan Sabang sampai Merauke dari Kedaulatan NKRI, maka Pemerintah Malang Raya tidak boleh membiarkan begitu saja.

” Membiarkan FRI-WP bergerak adalah meningkatkan volume perlawanan rakyat Bumi Arema terhadap oknum oknum Separatis yang mana jumlah warga Papua sekitar 1000 orang.

Kami PRIBUMI bangga kinerja TNI dam POLRI atas pengamanan Aksi Massa tanpa kekerasan beberapa bulan yang lalu.

“Era Pandemi COFID19 ini tidak layak dan bertentangan dengan universalitas kesehatan dan kemanusiaan, sehingga diduga kuat aksi tersebut adalah konspirasi internasional untuk menghancurkan NKRI.”papar mahasiswa Pasca Sarjana FISIP UMM itu panjang lebar.

Lanjutnya kalau Gerakan separatisme FRI-WP bertentangan dengan Sejarah Majapahit.

“Maka PRIBUMI menolak dan meminta aparat TNI POLRI untuk tidak ragu lagi dan membubarkan gerakan FRI-WP tanpa kekerasan dan tanpa pertumpahan darah sebab mereka saudara kita. Meskipun Pemerintah Malang Raya tidak tegas terhadap gerakan “tandasnya optimis.(*)