PISDA Gandeng FGD  Coba Urai Benang Ruwet Di Pasar Gadang

MALANG PROKOTA.Com – “Pada prinsipnya dari paguyuban Pedagang sangat setuju ada upaya optimalisasi lalu lintas di sekitar pasar” kata Yayuk Hadi Prajoko  kabag PISDA Pemkot Malang (Pengembangan Infrastruktur dan Sumber Daya Alam)

Saat ditanya hasil FGD mengurai benang kusut di Tiga Mas Eks Terminal Gadang  dan Pasar Induk Gadang.

Lanjut mantan sekdin Perpus Umum dan Arsip Daerah itu mengamini Moderator R Saleh Wijaya Putra,bahwa   Latar belakang FGD dilakukan adalah suatu konsekuensi dimana dibukanya Tol Madyopuro dan Jembatan Kedungkandang ,”sehingga Malang kota sisi timur menjadi alternatif pilihan pengguna jalan

“Yang berasal dari dan ke Utara ke Selatan artinya Blitar ke Sby dan sebaliknya, serta Pasar Induk Gadang menjadi etalase kluar masuk kota mlg. Namun satu sisi di sekitar pasar induk gadang terjadi penghambatan arus lalu lintas.”tegasnya.

Kemarin,lebih jauh Jaya ,kepala kantor ULP itu menambahkan jika  ,”Sepertinya tidak ada opsi memindah pasar juga  optimalisasi pemanfaatan bedak, penertiban pedagang didepan pagar, pengaturan jadwal bongkar muat sesuai waktu yg sdh disepakati”beber dia.

Hal itu dikupas secara virtual di NCC terkait Optimalisasi Lalu lintas di sekitar Pasar Induk Gadang Pemateri dari Dishub Mas Oong dan Fakultas Teknik UB Ir Hendi Bowo Putro,

Peserta FGD, Polresta, Paguyuban Pedagan PIG, Malang Pos, Dishub, DPUPR, Diakopindag, Bappeda, Satpol PP, BPKAD, Camat, Lurah, pungkasnya berharap terelisasi 6 rekom dari hasil FGD tersebut, segitiga Gadang tidak lagi macet dan Ruwet karena opsi dikembalikan fungsi semula. (ruz/jay/hms)