Luar Biasa, Gubernur Jatim Soekarwo dan Plt Wali Kota Malang H. Sutiaji Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif 

PROKOTA MAKASSAR – Prestasi membanggakan diraih Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dan Wali Kota Malang (Plt) Sutiaji. Sebab dua politisi Demokrat ini berhasil meraih penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2018.

Penghargaan itu disampaikan secara langsung oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Soni Soemarsono, dalam proses malam penganugerahan di Pantai Losari Makassar, Kamis (30/8/2018) malam. “Penghargaan ini tidak terlepas dari partisipasi masyarakat dan dukungan semua elemen yang ada di kota Malang,” ujar Sutiaji kepada PROKOTA Jumat (31/8/2018).

Dalam rilisnya Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri dari hasil penjurian yang sudah dilakukan menempatkan 4 Gubernur, 12 Walikota dan 19 Bupati sebagai Kepala Daerah kategori inovatif. Sedangkan untuk Jawa Timur, KDI diberikan kepada Gubernur Soekarwo dan Walikota Malang (Plt) Sutiaji.

Penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah inovatif sudah digelar oleh Kemendagri sejak 2014. Penghargaan ini sengaja diberikan untuk memotivasi bagi semua kepala daerah agar berlomba lomba menciptakan kreatifitas guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sutiaji mengatakan Pemkot Malang memiliki komitmen untuk terus mewujudkan kualitas layanan yang baik dan terukur.

Terlebih lagi, Pemkot bersama dengan TNI-Polri menguatkan kondusifitas daerah, seiring menggerakkan simpul-simpul ekonomi kreatif menjadi kekuatan untuk meningkatkan daya saing serta potensi investasi. “Saya akan lebih banyak mendengar aspirasi masyarakat di bawah untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat,” kata pria asal Lamongan ini.

Sementara itu, Dirjen Otda, Soni Soemarsono mengatakan bagi siapapun kepala daerah mendapat perlindungan hukum dalam menjalankan program inovatif. Untuk itu, setiap Kepala Daerah harus juga berani dalam berinovasi untuk memberikan yang terbaik bagi rakyatnya. “Jangan takut berinovasi demi meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tapi faktanya banyak yang nggak berani bergerak karena khawatir serta takut dikriminalisasi,” beber Soni Soemarsono.
Soni menegaskan kegagalan yang dilakukan seorang kepala daerah dalam sebuah proyek inovasi bukan sebuah kerugian bagi negara.

Makanya, pemerintah sudah mengeluarkan PP 38/2017, yang memberikan perlindungan kepada kepala daerah untuk berinovasi. “Jadi rekan-rekan Kepala Daerah jangan gamang, harus bekerja untuk mendorong akselarasi kemajuan,” tandas dia. (*)