Waktu Sekarang

15 Juni 2025 14:35
Example 300x600

Oknum dr RS Persada Resmi Dilaporkan ke Polresta Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Di Posting : 18 April 2025
Penulis : Agus Prasetyo
Kategori :
Bagikan :

Foto : Kuasa Hukum korban pelecehan seksual Satria Marwan

MALANG | PROKOTA.COM – Korban dugaan kasus pelecehan seksual QRA oleh oknum dokter RS Persada di Kota Malang akhirnya melaporkan terduga pelaku inisial dokter inisial YA ke Polresta Malang Kota.

QRA melaporkan kasus ini ke Polresta Malang Kota dengan didampingi kuasa hukumnya Satria Marwan.

Satria Marwan mengatakan kliennya mengambil langkah tegas melaporkan ke pihak kepolisian lantaran terduga pelaku dr YA tidak memiliki itikad baik. Ini terlihat dengan adanya sikap YA yang  merasa tidak bersalah atas kasus tersebut.

“Dengan terpaksa hari ini kami melaporkan dokter YA ini ke pihak kepolisian di Kota Malang. Meski telah diberitakan dokter YA ini tidak merasa bersalah dan tidak segera menyerahkan diri,” ujar Satria saat di Polresta Malang Kota, Jumat (18/4/2025).

Satria menegaskan atas kasus tersebut pihaknya melaporkan kasus ini ke pihak berwajib mengenai undang-undang kekerasan seksual.

“Ada beberapa alat bukti seperti surat atau pesan-pesan dari dokter tersebut,” terang Satria.

Disinggung pernyataan dari RS Persada, Satria mengaku kecewa. Pihaknya menyayangkan dengan tidak adanya permohonan maaf dari pihak RS Persada kepada korban.

Ini menunjukkan, kata Satria, RS yang bersangkutan tidak memiliki rasa prihatin terhadap korban dugaan kasus pelecehan seksual tersebut.

Padahal pihak RS telah menonaktifkan dokter yang bersangkutan.

“Artinya rumah sakit mengakui bahwa ada kejadian di pegawainya itu. Tapi anehnya, pihak rumah sakit tidak menyampaikan permohonan maaf kepada korban secara pribadi,” tuturnya.

Satria mengungkapkan korban dugaan kasus pelecehan seksual atau QAY ini mengalami trauma berat.

“Pasca viral lumayan kaget. Korban belum pernah mengalami hal seperti ini, otomatis shock dan kegelisahan,” urainya.

Hingga saat ini, lanjut Satria pihaknya telah menerima laporan dari 3 orang lain yang mengalami kejadian sama dengan dokter dan rumah sakit yang sama.

“Kami sudah mendapat informasi total ada 4 korban dengan dokter yang sama dan RS yang sama. Hanya saja kejadiannya di tahun yang berbeda. Kami coba perdalam dengan mengumpulkan bukti yang kuat untuk tiga korban lainnya,” tandas dia.

Secara terpisah, Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol M Sholeh mendorong agar korban melaporkan dugaan pelecehan yang dialami.

“Kami sudah berupaya melalui pendamping hukum korban, agar bisa melapor,” kata Sholeh terpisah.

Selanjutnya didampingi kuasa hukumnya, QRA kemudian membuat laporan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).(agus)

banner 400x130
banner 400x130
Example 300x600
banner 400x130
banner 400x130
Di Posting : 18 April 2025

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga
© 2018 - 2025 All rights reserved​ | PT. PRO MEDIA CEMERLANG INDONESIA