Suplay Air Bersih Tak Merata, Pj Wali Kota Perintahkan DPUPRPKP Lakukan Pendampingan pada HIPPAM

Di Posting : 3 Juli 2024
Penulis : Doddi Risky
Kategori :
Bagikan :

Foto : Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat memberikan keterangan pers usai audensi dengan pengurus HIPPAM se Kota Malang

MALANG|PROKOTA.COM – Guna pemerataan air bersih, Pj Wali Kota Malang Dr Ir Wahyu Hidayat menegaskan Pemkot Malang melakukan pendampingan pada pengurus HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum) agar dapat memberikan pelayanan prima.

Wahyu menyampaikannya saat memberikan pengarahan pada kegiatan ‘Audiensi Pengurus HIPPAM se Kota Malang’, di aula Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Rabu (03/7/2024).

Audiensi ini dihadiri Pj Wali Kota Wahyu Hidayat didampingi Kepala DPUPRPKP Kota Malang Dandung Julhardjanto, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang Subkhan, Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRPKP Ade Herawanto. Adapun peserta audiensi adalah Lurah se Kota Malang, pengurus Asosiasi HIPPAM Kota Malang, Ketua HIPPAM se Kota Malang.

Lebih jauh Wahyu menyampaikan pendampingan terhadap 48 pengurus HIPPAM diharapkan memiliki manajemen yang baik, baik terkait perencanaan yang bersifat teknis maupun hal-hal non teknis lainnya.

Ini semua diperlukan dalam rangka untuk menjaga kualitas air agar tetap terjaga.

Pendampingan ini, lanjut Wahyu agar tidak terjadi gangguan teknis maupun non teknis yang berdampak pada pelayanan. Seperti, persoalan kerusakan mesin pompa, pipa bocor atau kualitas air yang didistribusikan. “Layanan air bersih merupakan merupakan kebutuhan pokok sehari-hari sehingga bagaimana kita bisa memenuhi akses air bersih 100 persen di wilayah Kota Malang,” terang mantan Kadis Pengairan Kabupaten Malang ini.

Pemenuhan air di Kota Malang sebagain besar dilakukan oleh Perumda Tugu Tirta Kota Malang, sementara sebagian lainnya sekitar 14 ribuan sambungan rumah (sr) dilayani oleh HIPPAM yang dikelola oleh masyarakat.

Ini tentunya membutuhkan manajemen yang baik agar pelayanannya terjaga dengan memperhatikan kualitas air. “Saya harapkan sumur bor yang ada, sejumlah 48 sumur tersebut agar dijaga jangan sampai terkontaminasi,” pinta Pj Wali Kota Malang.

Pj Wali Kota menyebutkan dialog dengan pengursu HIPPAM ini merupakan hal positif untuk melakukan evaluasi dan apabial ada maslaha dapat segera ditemukan jalan keluarnya.

Upaya ini diharapkan berdampak baik pada masyarakat, terlebih terhadap kebutuhan air bersih.

Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang Dandung Julhardjanto menambahkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat merupakan hal penting yang harus diperhatikan. “Kami akan menerima saran dan masukan untuk dapat ditindaklanjuti,” sebutnya.

Kabid Cipta Karya DPUPRPKP Kota Malang Ade Herawanto menanggapi keinginan pengurus HIPPAM terkait status kelembagaan. “Terkait kelembagaan akan kami kaji dan kami sampaikan ke pimpinan untuk mendapatkan arahan selanjutnya,” tandas Ade. (ria/dr/pro)

Di Posting : 3 Juli 2024

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga