Urai Macet 2025, Pj Wali Kota Malang Berencana Rubah Angkutan Massal

Di Posting : 27 Juni 2024
Penulis : Doddi Risky
Kategori :
Bagikan :

Foto : Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat

MALANG|PROKOTA.COM – Setelah melakukan study banding ke Solo dan Palembang beberapa waktu lalu, Pj. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengutarakan soal rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, yang ingin mengubah transportasi massal.

Hal itu dilakukan agar keberadaan angkutan massal mampu nantinya diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan di Kota Pendidikan ini.

Dari hasil studi banding itu sejumlah langkah kongkret untuk merealisasikan rencana itu sedang dipersiapkan oleh Pemkot Malang.

Kepada awak media (27/06/2024), Wahyu mengatakan bahwa setelah memberikan presentasi kepada Wahana Tata Nugraha (WTN) di Jakarta, Pemkot berencana menggelar pertemuan dengan para sopir angkot di Kota Malang.

Hal ini untuk menjelaskan soal skema transformasi angkutan publik, termasuk didalamnya terkait Buy The Service (BTS) untuk Tahun 2025.

“Segera kita jadwalkan. Setelah kita presentasi ke Wahana Tata Nugraha, kita akan ketemu dengan para sopir angkot, untuk menjelaskan soal BTS 2025,” ujar Wahyu.

Setelah memberikan pemaparan, Ia pun sudah menyusun jadwal pertemuan dengan Dirjen Angkutan dari Kementrian Perhubungan, untuk menyampaikan dukungan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), agar realisasi transformasi publik itu bisa berjalan dengan lancar.

(Salah satu sudut di Kota Malang, dimana Angkutan Kota sepi peminat dan tampak sopir angkot bingung mencari penumpang)

“Setelah paparan saya janjian ketemu dengan Pak Dirjen Angkutan dari Kemenhub, untuk bisa membantu terkait tidak hanya dengan APBD, harapan saya bisa seperti Solo dan Palembang, yang ada subsidi dari Kemenhub,” sambungnya.

Wahyu menambahkan, setidaknya ada 2 skema yang akan dipaparkan, yakni BTS dan Automatic Rapid Transit (ART), yang salah satunya akan dipilih untuk bisa mendapatkan subsidi dari Kemenhub, sementara skema lainnya akan diajukan melalui APBD.

“Semuanya akan kita paparkan, nanti mana yang akan dipilih Kemenhub untuk mendapatkan subsidi, baru sisaya akan kita ajukan melalui APBD. Nantinya angkutan umum di Kota Malang ini akan kita rombak lebih baik dan mengena di masyarakat. Unitnya akan kita perbaiki dari fasilitasnya seperti penambahan AC dan sebagainya, supaya penumpang nyaman,” tandas Wahyu.(edn/riz/pro)

Di Posting : 27 Juni 2024

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga