Baznas Kota Malang Bantu Sejumlah Warga Miskin dan UMKM yang Terjerat Utang Pinjol

Di Posting : 27 Juni 2024
Penulis : Doddi Risky
Kategori :
Bagikan :

Foto : Prokota.com

MALANG|PROKOTA.COM – “Kami membantu membayar hutang melalui Program Ojir bekerja sama dengan BPR Tugu Artha Sejahtera,” ujar Ketua Baznas Kota Malang Kasuwi Saiban, Kamis (27/6/2024).

Keberadaan Program Ojir untuk meringankan beban masyarakat Kota Malang yang terjerat rentenir.

Ricinya bahwa jerat utang rentenir dan pinjaman online (Pinjol) menyasar warga miskin dan pelaku UMKM di Kota Malang, Jawa Timur, dalam beberapa tahun ini, sejumlah Korban tidak berdaya sampai akhirnya minta bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Ia menjelaskan warga yang terjerat hutang bank plecit maupun pinjol, diarahkan ke PT BPR Tugu Artha Sejahtera di Jalan Borobudur 18 Malang. Mereka bisa memerima kredit tanpa agunan. Sedangkan Baznas yang membayar biaya administrasinya.

“Yang mengajukan bantuan ada 4 orang karena terjerat hutang rentenir. Total hutang mereka Rp10 juta sampai Rp15 juta,” tutur Saiban.

Adapun warga yang terjerat utang pinjol ada satu orang, sisa utangnya Rp11 juta dari total Rp25 juta. Mereka yang terjerat utang itu warga Kedungkandang.

“Mereka pelaku UMKM jualan makanan, kue, ada pula pencucian baju terjerat bank plecit,” ucapnya.

Saat ini, Baznas telah memberikan solusi agar mereka berdaya dengan cara mendapatkan kredit di BPR Tugu Artha Sejahtera dengan plafon Rp 10 juta. Ada tambahan Rp 2 juta sampai Rp 3 juta untuk usaha agar bisa bangkit dan berdaya.

“Jadi utang tidak langsung dibebaskan, tetapi mereka mengambil kredit untuk melunasi utang, selanjutnya mengangsur di BPR. Ini untuk proses pendidikan,” ujarnya.

Selama tahun 2023, warga miskin pelaku UMKM yang terjerat utang rentenir dan pinjol sebanyak 30 orang.

Jumlah itu terbilang menurun ketimbang tahun 2022 mencapai 100 orang dengan rata-rata utang Rp10 juta per orang.(gus/dod)

Di Posting : 27 Juni 2024

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga