Memilukan, Diduga Soal Asmara Siswi SMA Di Kota Malang Gantung Diri dengan Tali Pramuka

Di Posting : 14 September 2023
Penulis : Agus Prasetyo
Kategori :
Bagikan :

Foto : Foto : ist

MALANG|PROKOTA.COM – Tragedi memilukan terjadi di Kota Malang terjadi. Seorang siswi salah satu SMA Negeri di Kota Malang berinisial NAD (16) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban yang merupakan warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang itu ditemukan meninggal dunia di kamarnya lantai 2. Leher korban terikat tali putih yang biasa dipakai untuk kegiatan pramuka.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab korban sampai nekad melakukan aksi gantung diri. Akan tetapi, diduga kuat penyebabnya masalah asmara.

Menurut keterangan salah seorang tetangga korban, sepertinya ada masalah sama pacarnya. “Kalau yang saya dengar, sebelum kejadian korban sempet di-video call sama pacarnya. Dua kali nggak diangkat,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya, Kamis (14/9/2023).

Setelah itu, korban yang saat itu berada di lantai satu naik ke kamarnya di lantai dua. Dan memang waktu itu, korban diketahui keluarga memang dalam keadaan sakit.

“Katanya video call ketiga itu korban naik ke atas kamarnya. Agak lama tiba-tiba kakak pacarnya telepon ke ibu korban dan disuruh lihat anaknya. Saat dilihat sudah dalam keadaan gantung diri pakai tali pramuka,” beber dia.

Terpisah, Kapolsek Kedungkandang Kompol Agus Siswo Hariyadi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dia mengatakan, berdasarkan informasi yang dihimpun petugas setelah datang ke lokasi, pada Rabu (13/9/2023) sekitar pukul 21.30 WIB korban naik ke kamarnya di lantai dua.

Jadi dia ambil air minum lalu naik ke kamarnya. Kemudian sekitar pukul 22.00 WIB, ibu korban ditelepon oleh kakak dari pacar korban disuruh melihat NAD. Saat ibu korban ke atas, korban sudah dalam keadaan meninggal,” ucapnya.

Setelah korban ditemukan meninggal dunia. Keluarga bersama warga sekitar menurunkan jenazah korban dan dibawa menuju klinik Hasta Medika Lesanpuro.

Setelah kejadian itu, kata Agus, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti. Akan tetapi pihak keluarga telah ikhlas sehingga polisi tak melanjutkan penyelidikan.

Pihak keluarga juga sudah menandatangani surat pernyataan yang juga diketahui perangkat desa setempat. “Keluarga memilih ikhlas dan tidak menghendaki dilakukan visum et repertum dan tidak menuntut secara hukum, jadi proses hukum tidak dilanjutkan,” tandas dia. (Gus)

EDITOR : Sam Agus

Di Posting : 14 September 2023

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga