Walikota: Kita giatkan komunikasi dan kewaspadaan di masing-masing kelurahan sampai RT/RW, Pemkot-Forkopimda Antisipasi Gangguan Konflik Hingga Nataru

Kategori :
Penulis : Ilyasi
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – Walikota Malang, Drs H Sutiaji mengatakan, bahwa agenda kali ini merupakan pertemuan rutin, terlebih bertepatan di penghujung Desember. Agar beberapa kejadian bisa digunakan untuk pembelajaran di tahun depan.

“Khusus Nataru nanti kami semua dari Kodim, Polresta, Kejari, memformulasikan bagaimana menjaga kondusifitas keamanan dan kenyamanan bagi warga,” seru Sutiaji,di Ruang Sidang Balaikota Malang, Rabu (22/12/2021).

Walikota Malang memberikan keterangan kesiapan Nataru. (jaz) – Pemkot-Forkopimda Antisipasi Gangguan Konflik Hingga Nataru
Walikota Malang memberikan keterangan kesiapan Nataru. (jaz)
Menurutnya, banyak rentetan kejadian selama tahun 2021, baik kekerasan, demonstrasi, hingga konflik sosial terjadi di Kota Malang. Baik Polresta Malang Kota dan Kodim 0833 Kota Malang menyampaikan komitmen bersama.

“Kita giatkan komunikasi dan kewaspadaan di masing-masing kelurahan sampai RT/RW,” paparnya.

Soal pengamanan, Pemkot Malang telah menyiapkan beberapa skema dengan peletakan beberapa titik pos yang akan diisi oleh petugas keamanan. Meski dilakukan pengetatan, akan tetapi dalam Liburan Nataru 2021 tidak ada penyekatan.

Hal yang sama dikatakan Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto SIK MSi menjelaskan, melalui Rakor yang diselenggarakan Pemkot, Polresta dan Kodim, telah membuat tiga pos pengamanan, satu pos terpadu dan satu pos pelayanan.

“Personel gabungan kurang lebih 600 personel, baik dari TNI, Polri, Pemkot dan itu belum diluar komunitas lainnya,” ungkap AKBP Budi Hermanto.

Buher, sapaan akrabnya mengaku, pihaknya juga sudah meminta kepada para pengelola gereja untuk memberikan jadwal peribadatan, sejak rakor satu bulan lalu.

“Kita juga minta gereja membuat Satgas Covid-19 sendiri dan aplikasi peduli lindungi. Serta sudah melakukan komunikasi dan konfirmasi kepada gereja-gereja untuk agenda kegiatannya,” tegas lulusan Akpol 2000 berpengalaman dalam bidang reserse ini.

Sebenarnya, Pemkot Malang sudah terbantukan dengan beberapa relawan yang ikut mengcover pengamanan di sejumlah titik. Sebab, itulah yang diinginkan bagaimana masyarakat maupun lintas agama juga ikut bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan hingga tingkat bawah.

“Kalau komunitas, masyarakat, aliansi lintas ingin membantu, ayo bersama-sama kita jaga,” tandas pria yang pernah menjabat Wadir Resnarkoba Polda Kalimantan Selatan.

Rakor tersebut turut dihadiri oleh Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, Komandan Kodim 0833, Letkol Arm Ferdian Primadhona, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiani, Kajari Kota Malang, Zuhandi SH MH.

Seperti diketahui bahwa tahun 2022 akan segera datang dengan segala harapan. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang beserta Forum Komunkasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Penanganan Terpadu (Timdu) Penanganan Gangguan Konflik Sosial dan Fasilitasi Forkopimda Bulan Desember 2021. (jas/dr/hms)

Di Posting : 4 weeks Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga