Wawali Sofyan Edi Ajak Guru SMAN 1 Purwosari Tanam Pohon Dan Bersyukur “Kemarin Kita Diberi Pelajaran Melalui Covid 19 ini, Alam Ini Perlu Direstart”

Kategori :
Penulis : Ilyasi
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

MALANG PROKOTA.Com – “Kalo ada tanah yang kosong gak ada tanaman, rasanya kita kurang bersyukur. Kita tanam pohon, niatkan untuk kehidupan supaya lestari sebagai sebagian ibadah kita dan Kita ajak putra-putri kita untuk melanjutkan budaya bangsa gemar menanam dan merawat.

Bangsa kita ini bangsa yang besar, agraris, karena sumbernya alam semesta. Negara2 eropa datang ke indonesia karena rempah rempah, karena alam kita menghasilkan rempah-rempah yang luar biasa. Selama ratusan tahun akhirnya jadi jajahan mereka. Siapa lagi kalo bukan bangsa Indonesia yang merawat alam kita semua ini.

Kemarin kita diberi pelajaran melalui Covid 19 ini, alam ini perlu direstart. Kita nanam pohon semenjak belum ada covid. Dulu saya menanam pule sebelum adanya covid, 22 oktober 2019 tepatnya di hari santri, kita adakan kegiatan menanam pohon pule di pondok pesantren.

Pohon pule ini banyak manfaatnya, bagus untk taman kota dan mempunyai nilai jual yang mahal dan juga sudah hampir punah. Saya gak mengira sampai Purwosari, Jakarta, Jawa Tengah, karena kekuatan sosial.

Kegiatan ini murni untuk alam semesta kita. Banyak pelajaran yang diambil dari kegiatan ini, kita sampai saat covid mengganas lalu ,sampai kehabisan tabung oksigen, Makanya kita shodaqoh oksigen dengan tanam pule dengan kegiatan ini untuk hasilkan udara bersih.sumber air bersih demi anak cucu kita, paparnya berharap.

Lebih jauh dikatakan Bung Edi ,bahwa cobaan yang ada adalah, Cara alam berkomunikasi dengan kita ini supaya kita kuat menghadapi tantangan yang sulit kedepannya. Kita masih berbenah, mental masyarakat kita saat kena covid 19 tak tergoyah, yang sakit dikucilkan,

“Tapi Alhamdulillah sekarang sudah tenang. Kuatkan kesehatan mental dan kekompakan untuk mengingatkan kembali bahwa kita memiliki kegiatan gotong royong. Semuanya, inilah hikmah besar yang bisa kita ambil dari pandemi covid 19.” tandas dia yakin.

Masih kata Arema Asli Sukun itu menambahkan jika Pengalaman negara maju akan mengalami kemajuan ekonomi yang sangat pesat, “kita sebagai orang tua harus menyiapkan anak anak kita supaya mampu masuk pada era baru dengan kesiapan yang utuh, jiwa kerja keras, mental yang kuat, tidak patah semangat, kalo tidak di siapkan oleh kita bukan pertumbuhan tapi beban. Banyak pemuda tapi cuma bisa hura hura. oleh karena itu dengan giat, kreatifnya generasi muda mau berlomba lomba berkarya, indonesia tangguh indonesia bangkit,” pungkasnya optimis. (dr/pan/tik/bag/hms)

Di Posting : 2 months Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga