GM FKPPI – Kartar Se – Lowokwaru Gotong-Royong Untuk Kibarkan Bendera Extra Besar Wujud syukur dan Ketangguhan Generasi Muda Di Masa Pandemi

Kategori :
Penulis : Ilyasi
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

MALANG PROKOTA.Com – “Yang terlibat (menjahit bendera) kurang lebih 20 sampai 25 orang. Itu kami jahit sendiri. Pakai mesin jahit lama, sebagai bentuk semangat kita,” ungkap ketua GM FKPPI Rayon Lowokwaru Selasa 17/8 usai pengibaran bendera extra besar.

Menurut Rio Zhanuar, Ketua GM FKPPI Lowokwaru. jika ia bergotong royong bersama 20 orang yang ikut menjahit bendera super besar itu secara bergantian hingga esok hari tangggal 17 / 8, pukul 8 pagi.

“Kemarin (16/8) kita beber bendera merah sampai putih jadi satu, kondisinya sobek-sobek. Kita jahit bendera merah sama putih sendiri-sendiri. Baru kita jahit jadi satu kita rajut menjadi merah putih,” jelas Rio Zhanuar.

Dia bersama beberapa rekannya sampai harus lembur menjahit bendera itu hingga rampung pada detik terakhir menjelang upacara bendera pada (17/8) pagi tadi.

“Kita jahit, tadi dan kemarin malam lembur sampai selesai pagi hari di detik-detik proklamasi bisa berkibar bendera terbesar itu, bersama (anak didik) SSB GASS,” paparnya blak- blakkan.

“Luar biasa pengerjaannya, kesulitannya itu kalau malam itu gelap dan jarumnya juga kadang sering patah-patah,” bebernya.

Samsul Utomo, Ketua Karangtaruna Tunggulwulung ikut menambahkan. Dia mengapresiasi para pemuda yang semangat dalam menjahit bendera merah putih raksasa itu.

“Putus-putus kita jahit, tetapi tidak menyurutkan semangat. Tetap berupaya bagaimana pagi tadi harus terselesaikan, inu berkat semangat dan anugerah Allah SWT,” katanya.

Perlu diketahui bahwa dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia yang ke 76, warga di Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang mengibarkan sebuah bendera merah putih raksasa.

Bendera super jumbo ini berukuran 30 x 21 meter. Sementara, merah putih raksasa tersebut terbentang di lapangan Kelurahan Tunggulwulung, Selasa (17/8) pagi.

Karang Taruna Kelurahan Tunggulwulung bekerja sama dengan GM FKPPI Tunggulwulung dan Karang Taruna Kecamatan Lowokwaru menginisiasi upacara pengibaran bendera raksasa.

Sebanyak 16 anak binaan SSB (Sekolah Sepak Bola) GASS membentangkan bendera raksasa itu di tengah lapangan Tunggulwulung.

Sementara Totok Triantoro Ketua Karang taruna Kecamatan Lowokwaru mengamini. Masa pandemi bukan halangan untuk tidak bersemangat merayakan kemerdekaan.

“Alhamdulillah kita bisa berkumpul merayakan kemerdekaan RI ke 76. Dengan keterbatasan pemuda-pemuda Kota Malang khususnya di Kecamatan Lowokwaru tetap semangat,” kata Totok.

“Paling tidak ingin merayakan upacara kecil-kecilan secara sederhana. Ini juga sebagai bentuk rasa syukur dan kebanggaan kami kepada tanah air tercinta Republik Indonesia,” tegasnya.

Dia menambahkan pengerjaan bendera raksasa itu hanya dalam sehari semalam saja. Yakni mulai pada tanggal 16 Agustus 2021 hingga 17 Agustus 2021 ini.

Terpisah, khairi, tokoh masyarakat Tunggulwulung menandaskan jika arek- arek Tunggulwulung yang tergabung dalam karangtaruna di masing masing klurahan yang ada di Wilayah Kecamatan Lowokwaru.” yang hadir meski hanya Dinoyo, Jatimulyo, Tunjungsekar dan Tunggulwulung sudah cukup baik untuk mewujudkan rasa nasionalisme mereka generasi muda penerus bangsa , juga sebagai ungkapan syukur atas perjuangan para pahlawan kemerdekaan hingga bisa menghirup udara segar dan dapat mengenyam pendidikan serta kehidupan yang layak, in sya allah masa Pandemi ini segera berganti hingga warga kecamatan Lowokwaru di Bhumi Arema ini segera bangkit dan pulih seperti sediakala ekonomi rakyat.” tandasnya optimis. (riz/rio/kha/sai)

Di Posting : 5 months Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga