Wawali Malang Sofyan Edi Podcast Dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang “Langkah Preventif Kurangi Polusi Udara Kabupaten Malang Dengan Tanam Pule

Di Posting : 1 Juli 2021
Penulis : Ilyasi
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – Wawali Malang Sofyan Edi Jarwoko blak- blakkan saat disebut viral dan terkenal di medsos karena lakukan Sodaqoh Oksigen penghijauan dengan puluhan pohon pule miliknya sendiri itu sangat menarik publik diajak Podcast dengan thema” Langkah Preventif kurangi Polusi Udara Kabupaten Malang bersama kejaksaan Negeri kabupaten Malang sebagai Hostnya Suwaskito Wibowo SH. MH Pasi Intel Kejari Kabupaten Malang itu menceritakan awal mulanya kenapa iklas dan mau sodaqoh Oksigen bersama GM FKPPI -UBKM ,AMPG hingga 11 ribu pohon Pule untuk menghijaukan Bhumi Arema, bahkan Malangraya juga dalam dan luar Jatim tergantung permintaan.

“Tahun 2019 Oktober tanggal 22, saya diundang oleh ponpes Al Hayatul Islamiyyah, untuk menjadi inspektur upacara hari santri oleh kyai nya yang teman baik saya juga. Dan beliau meminta untuk melakukan penanaman pohon pule. Kenapa pule? Karena pule ini manfaatnya banyak, harganya mahal kalo udah besar dan tidak merusak lingkungan sekitarnya.

Kalau di kampung daunnya dipetik, dipanggang gitu terus dibungkus kain, terus diduduki untuk obat, Dan pule ini ternyata mau punah, jadi kita harus lestarikan karena Bermanfaat sekali.” Tutur ,bung Edi sapaan Akrab wawali asli Arema Sukun itu panjang lebar.

Lanjut politisi Golkar itu menambahkan Bahwa selain itu, buahnya diibaratkan kalo punya mobil jarang dipake, taruh buah ini di dalem atau kap mobil atau bawah mobil, insyaallah gak ada tikus yang mendekat. “Untuk melawan polusi, pule ini bagus untuk menghasilkan oksigen, ini adalah alasan kedua kenapa saya melaksanakan penghijauan.

Global warming, asap pabrik, knalpot dll dulu jaman saya pagi berkabut dan itu adalah sebuah anugerah yang mahal, makanya malang jadi destinasi wisata karena itu,”

“Sekarang panas, gagal panen, tambak dst dan itu berpengaruh sekali dengan ekonomi, cuaca yang tidak menentu juga. Jadi penghijauan ini bagus sekali untuk membangkitkan suasana di Malang ini.

Di malang ini analisa ahli berkaitan dengan polusi, malang ini warnanya sudah kuning, tapi masih bisa diselamatkan jadi dilaksanakan penghijauan ini mumpung belum terlambat. Banyak hal yang menyebabkan polusi ini, pabrik-pabrik yang beroperasi, masyarakat yang berkendaraan juga. jelas ya yakin.

Bahkan aksi gerakan sodaqoh Oksigen Wawali itu sudah direspon dunia pendidikan ,”terbukti sekarang ada di beberapa sekolah dan perguruan tinggi ada yang mewajibkan muridnya menanam 1 pohon pas masuk pembelajaran baru .

“Saya menanam ini terutama wilayah Malang raya, kegiatan ini cukup dikenal, bahkan ada yang pesen di kota bandung, ada juga di Jakarta, Jogja, Semarang, Madura, juga Pasuruan. Karena informasi yang sangat cepat jadi tersebar kemana-mana. Tegas Edi.

Yang saya seneng,tambahnya lagi bahwa ada perusahaan perusahaan besar ikut nanam juga, “kepala desa dll ikut juga. Ini adalah budaya bangsa kita, jadi nanam itu bukan untuk bagi bagi bibit tapi atas permintaan masyarakat.

Anak-anak muda kemaren dalam komunitas Gensalim, mengajak saya nanem di Gondanglegi tepatnya di inisiasi oleh GenSaLim (generasi sadar iklim) hebat, luar biasa loh anak-anak muda dizaman serba canggih IT ternyata masih ada yang cinta alam lingkungan seperti mereka ini patut jadi contoh generasi milinial.”Tandasnya bangga. (riz/tok/il)

Di Posting : 1 Juli 2021

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga