Dengan Grup WhatsApp Antar Kusmilah Kader IMP Kota Malang Terbaik Nasional

Penulis : Ilyasi
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – “Awalnya saya terlibat sebagai kader, karena peduli dengan program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Program ini menjadikan keluarga sebagai sandaran pembangunan, mengarahkan keluarga mempunyai rencana berkeluarga, mempunyai anak, mempunyai pendidikan sehingga terbentuk keluarga-keluarga yang berkualitas,” ujar Kusmilah, Jumat (25/6/2021).

Kusmilah mengaku, menjadi kader IMP tidak mudah. Karena banyak sekali tantangan dalam pelaksanaan program Bangga Kencana. Bukan hanya dari masyarakat, tetapi juga dari kalangan tokoh masyarakat. Ia sering menemui berbagai mitos di kalangan masyarakat terkait pemakaian alat kontrasepsi.

“Karena inilah, maka muncul pemikiran untuk mengembangkan media penyuluhan dan metode penyuluhan. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat dalam meningkatkan pencapaian keluarga berencana (KB), sekaligus menepis mitos-mitos terkait kontrasepsi,” tuturnya.

Untuk menyukseskan program keluarga berencana, Kusmilah membuka rumah konseling. Wanita kelahiran Malang ini membuka pintu rumahnya untuk para warga sekitar untuk konsultasi terkait program Bangga Kencana. Rumahnya yang ada di tengah-tengah wilayah RW 5 Kelurahan Madyopuro, Kedungkandang, Kota Malang ini cukup strategis bagi warga sekitar yang ingin konsultasi.

“Banyak warga yang datang untuk konsultasi, seperti jenis-jenis alat kontrasepsi dan pemilihan alat kontrasepsi yang tepat ataupun terkait mitos-mitos yang salah terkait alat kontrasepsi tersebut,” sambungnya.

Kusmilah juga tidak mau ketinggalan dalam memanfaatkan teknologi informasi. Dia memiliki grup WhatsApp dari berbagai kelompok, seperti PKK RT dan RW, pengajian, grup Sub PPKBD, pendidikan anak usia dini (PAUD), dan lainnya. Menurutnya, media ini mudah dan murah untuk menyampaikan informasi terkait program Bangga Kencana.

“Beberapa kegiatan seperti pelayanan KB gratis, pendataan keluarga, jadwal acara kelompok kegiatan (poktan), posyandu dan PAUD bisa disampaikan melalui grub ini,” ujar Kusmilah yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga.

Kusmilah memang memiliki kepedulian tinggi terhadap program-program keluarga berencana. Ia membentuk grup Pelopor yang terdiri dari para ibu yang telah menggunakan KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Dengan grup Pelopor itu, Kusmilah bisa mengajak ibu-ibu usia subur untuk memakai KB MKJP. Hal ini dilakukan agar memudahkan perekrutan calon akseptor, karena telah menerima edukasi secara langsung.

Kusmilah juga memiliki program Lot Pintar. Dengan program ini, para ibu-ibu bisa mengajukan pertanyaan terkait Bangga Kencana saat ada kegiatan kelompok, seperti saat pertemuan kader atau kegiatan PKK. Sehingga saat kegiatan, mereka tak hanya mendengar atau menerima informasi saja dari para kader tetapi juga aktif bertanya.

Tak hanya fokus pada kaum ibu, rupanya Kusmilah juga konsentrasi terhadap Bina Keluarga Balita (BKB). Dia mengembangkan alat permainan edukatif (APE) dari bahan-bahan daur ulang. “Kami melibatkan anak-anak dalam pembuatan APE tersebut. Tujuannya untuk melatih keterampilan motorik halus anak dan membangun kemandirian. Selain itu, APE ini untuk meningkatkan hubungan antara anak dan orang tuanya,” ujar wanita yang juga menjadi kader BKB ini.

Mengetahui hal ini, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji sangat mengapresiasi Kusmilah yang menjadi kader terbaik nasional kategori kader Instutusi Masyarakat Perkotaan/Pedesaan (IPM) Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) atau Sub Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (Sub PPKBD).

“Selamat kepada ibu Kusmilah yang meraih prestasi membanggakan ini. Semoga kader IPM lainnya mengikuti langkah yang telah dibangun ini,” ujar Sutiaji.

Melalui prestasi ini, kata dia, akan menjadi inspirasi bagi Tanaga Lini Lapangan di Kota Malang. Sehingga program Bangga Kencana yang telah dicanangkan pemerintah bisa berjalan dengan baik.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat. Terima kasih atas dedikasinya sebagai petugas lapangan. Semoga dengan berencana, terwujudlah keluarga yang sejahtera,” pungkasnya.

Perlu diketahui dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2021, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengadakan Gebyar Apresiasi Tenaga Lini Lapangan Terbaik pada Selasa, 15 Juni 2021 secara daring.

Pada acara itu, Kusmilah ditetapkan sebagai kader terbaik nasional kategori kader Institusi Masyarakat Perkotaan/Pedesaan (IMP) Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) atau Sub Pembina Keluarga Berencana Desa (Sub PPKBD) Kota Malang. Kusmilah juga mewakili Jawa Timur di tingkat nasional tersebut.  (ism/riz/mc)

Di Posting : 7 months Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga