Lebih Dekat Dengan Kedai Voice D’ Pule Hadir diTegah Pandemi Dengan Menu Bahasa Walikan

Di Posting : 23 Juni 2021
Penulis : Ilyasi
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – “kedai The Pule Voice, dengan menu andalan bahasa walik-an begini sebenarnya salah satu komunitas yang ada sebagai komunitas sayapnya HPAI (Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia Malang Raya).

“Nah di Himpunan ini tentunya memiliki prinsip, selain kegiatan-kegiatan lingkungan, edukasi- edukasi tentang lingkungan hidup ataupun kegiatan sosial lainnya tentu saja membutuhkan anggaran untuk operasional karena komunitas ini tidak dibayar, maka harus cari cara yakni usaha .membuka warung makan dan minum dengan nama kedai D’Pule dengan andalan bahasa walikan, asli Arema. ungkap Sulaiman saat ditemui sedang menjamu tamunya Anggota GM FKPPI dan UBKM Rabu 23/6.

Lanjut Sule, sapaan akrab Sulaiman itu sambil terus mengobrol menceritakan asal mula berdirinya kedai voice D’Pule dengan menu bahasa walikan (membaca dibalik) atau nama yang unik dengan harapan aremania jadi pelanggan maupun para pemburu kuliner, kalau namanya gerakan dari masyarakat bawah, komunitas komunitas lingkungan, itu tergerak karena dengan semangat bagaimana melindungi, bagaimana aksi-aksi lingkungan bisa menjaga bumi.

“Sehingga, namanya kerja sosial ya gak ada yang nggaji, oleh karena itu HPAI mendirikan warung yang kami namakan D’ Pule, warung ini menyediakan menu makanan siap saji, dengan bahasa unik maupun dibalik saat membaca, alias bahasa walikan seperti lalapan ayam,  dengan minuman aneka jus, camilan,bahkan siap menerima pesanan nasi kotak, dengan usaha voice The Pule ini bisa bermanfaat dan hasilnya sebagai modal untuk berjalannya roda organisasi,” papar pria ramah yang juga guru SMKN 6 itu optimis.

Sementara itu Komandan The Pule yang membawahi kebun Pule di PC GM FKPPI dalam Aksi sodaqoh Oksigen yang biasa disapa Tik Tok itu menilai cukup tepat, terutama saat Pandemi covid 19, “paling tidak kedai D’pule dengan nama unik dan daftar menu bahasa walikan tersebut dapat menarik para kuliner dan dapat membantu anggota Voice D’Pule memenuhi kebutuhan dapur keluarga, sebagai target utama, yang kedua dapat menambah kas komunitas voice D’Pule, minimal bisa untuk transportasi maupun kebutuhan pembuatan sragam maupun alat musik agar tetap solid mengawal aksi penghijauan di bhumi arema demi udara segar dan sumber air bersih untuk anak cucu,” pungkasnya yakin. (riz/sul/tok)

Di Posting : 23 Juni 2021

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga