Rakor FMKS bersama Walikota H Sutiaji Dorong OPD Bantu Percepatan Menuju Malang Kota Sehat

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

MALANG PROKOTA.Com – “Perlu Sinergi seluruh OPD dalam rangka mempersiapkan verifikasi tingkat nasional . Tolong Pak sekda dan asisten agar ikut membantu percepatan mengkoordinasikan dengan OPD,” ungkap Walikota Malang H Sutiaji saat membuka Rapat Kordinasi dengan Forum Malang Kota Sehat di ruang sidang kemarin.

Terkait tatanan kota sehat, lanjut Pak Aji sapaan akrab Walikota asal Lamongan itu menegaskan bahwa yg akan diverifikasi dari 10 tatanan menjadi 7 tatanan, sebaiknya tetap dipersiapkan semua tatanan,10 tatanan sebagai bentuk keseriusan pemerintah kota dalam hal program kota sehat menjadi nilai plus.

“Khusus OPD Pendidikan yg belum mempunyai lokus segera dikoordinasikan karena program kota sehat adalah sebuah komitmen kepala daerah yg harus bisa mewarnai setiap pembangunan kota malang.

Kedepan harus dipersiapkan instrumen sekurang kurangnya payung hukum dengan adanya perwali.” bebernya yakin.

Sementara ketua FMKS kota malang jika calon lokus yg akan diverifikasi pada tahun 2021 tingkat Nasional pasalnya, Verifikasi dilaksanakan setiap tahun ganjil oleh pusat yang diverifikasi meliputi, Kelembagaan forum kota sehat dan tim pembina kota sehat, “intinya ingin Tatanan Kota Sehat Melekat Di OPD, makanya FMKS Audensi Dengan Walikota, disambung hari ini dengan adanya Rakor,” tegasnya.

Seperti diketahui bahwa Pembinaan FMKS dan pembentukan FKKS serta Pokja Sehat belum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, hal ini dikarenakan pemahaman dan kepatuhan Lurah dan Camat terkait Kota Sehat masih sangat rendah dan perlu ada sosialisasi serta penguatan.

“Dalam pelaksanaan Musrenbang untuk menyusun perencanaan pembangunan serta arah dan kebijakan pembangunan di seluruh tingkatan (Kelurahan, Kecamatan dan Kota) masih terlibat dalam tataran ceremonial, disebabkan program Forum Kota Sehat di anggap bisa melekat pada OPD terkait dan tidak dianggap sesuatu program yang urgent.” ungkap Walikota Malang H Sutiaji saat audensi dengan FKKS, kemarin Lusa, di Ruang Dinas Walikota.

Sementara itu, ketua FMKS Kota Malang Ir Samsul Hadi menjelaskan bahwa tujuan Audensi, “yakni pemahaman dan pengkoordinasian Program Kota Sehat oleh OPD / kolaborasi OPD masih sangat rendah sehingga sering kita temui beberapa OPD tidak merespon bahkan menganggap kurang penting, hal ini berdampak terhambatnya program Kota Sehat.

“Duduk Bersama dengan Tim Pembina dalam rangka merumuskan arah dan kebijakan serta evaluasi Program Kota Sehat masih belum berjalan dengan baik, sehingga pemahaman TATANAN KOTA SEHAT dalam implementasi belum banyak kemajuan,” tegas alumni Faperta UMM lebih jauh.

Masih kata Samsul, bahwa mengingat permasalahan tersebut diatas FKKS memberikan masukan kepada Bapak Walikota Malang beberapa point penting.

“Perlu sosialisasi untuk peningkatan pemahaman dan pemantapan tentang pentingnya Program Kota Sehat Kepada Lurah, Camat dan OPD terkait Evaluasi pelaksanaan pembangunan Kota Sehat paling tidak dilaksanakan sekurang-kurangnya 2 kali dalam setahun (evaluasi Perencanaan dan evaluasi hasil) karena program Kota sehat dilaksanakan secara rutin dengan target yang sangat jelas dan terukur

Terhadap Lurah dan Camat serta OPD yang telah melaksanakan Program dengan baik diberikan reward, dan terhadap yang kurang memperhatikan diberikan sangsi yang jelas Melibatkan dan memberikan peran kepada Forum Kota Sehat dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah Kota Malang (tingkat Kelurahan, Kecamatan dan Kota).

“Sehingga mewarnai setiap Pembangunan harus berwawasan pada Pembangunan Kota Sehat terhadap penganggaran Forum Kota Sehat dan Lokus Kota Sehat harus teranggarkan secara jelas dan rutin sehingga pelaksanaan program tidak sekedar asal-asalan fasilitasi.

Pembinaan dan suport kegiatan lokus agar memperoleh perhatian serta prioritas .Perlu payung hukum terkait kelembagaan Kota Sehat sesuai dengan amanah SKB Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri dalam bentuk Peraturan Daerah atau Peraturan Walikota, penanganan dan pengendalian Covid -19 diharapkan dapat melibatkan kelembagaan Kota Sehat dan Kelurahan Siaga sehingga target menekan angka covid -19 secara bersama-sama dapat diperankan sesuai tusinya Lembaga dimaksud.”

“Demikian informasi Program Kota sehat sekaligus penekanan dan harapan kedepan dapat tercapai dengan baik, atas perhatian dan apresiasinya kami sampaikan ucapan terima kasih.” pungkasnya berharap. (riz/sul/hms)

Di Posting : 9 months Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga