Menangi Kompetisi Esai Nasional Mahasiswa UMM Bahas Edukasi Vaksin

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

MALANG PROKOTA.Com – Hobi menulis yang ia gemari semenjak berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membawa Dodik Prastiyo mendapat nasib baik di perlombaan. Mahasiswa jurusan farmasi tersebut berhasil meraih juara dua lomba esai tentang kesehatan dalam kompetisi Farma Fest.

Lomba tersebut diadakan oleh Stikes Muhammadiyah Gombong, Kebumen yang berlangsung secara daring pada 1 Maret-10 April 2021.

Saat ditemui, Dodik Prastiyo yang sudah terbiasa menulis mengaku bahwa ia sudah sering mengikuti lomba, khususnya esai. Adapun karya yang ia susun di kesempatan itu berjudul ”Geber Vaksin: Gerakan Ayo Bervaksin! Sebagai Upaya Peningkatkan Pengetahuan Masyarakat Indonesia Terhadap Vaksin Covid-19 dengan Pendekatan Health Belief Models”. Dalam esai tersebut, ia menjelaskan bagaimana pentingnya vaksinasi dan inovasi dalam dunia kesehatan. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tertib menjalankan 3M, sekalipun sudah mendapatkan vaksin. Terutama lansia yang rentan terhadap virus ini.

“Masyarakat perlu dan harus tahu betapa pentingnya proses vaksinasi dalam penanggulangan virus corona. Selain itu juga harus terus menaati protokol kesehatan demi kemaslahatan bersama,” tegasnya.

Dalam penyusunannya, Dodik merasa cukup kesulitan membagi waktu. Salah satu alasannya adalah bahwa ia masih harus menempuh pendidikan profesi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan. Selain itu juga berusaha menjaga suasana hati dalam menulis. Ia mengaku perlu adanya kemauan keras agar bisa membagi waktu dengan baik sehingga mampu mendapatkan esai yang menarik. “Saya juga menyempatkan diri untuk meminta masukan dan bimbingan kepada dosen yang ada di fakultas,” terangnya.

Ia merasa bersyukur masih bisa berkarya meski berada di masa pandemi. Apalagi karya yang ia hasilkan mampu memenangkan juara di perlombaan nasional. “Tentu senang, tapi yang paling penting adalah tulisan saya bisa memberi manfaat dan menebar kebaikan untuk masyarakat luas,” terangnya lebih lanjut.

Dodik juga berterima kasih kepada banyak pihak yang telah mendukung dirinya. Khususnya orang tua, dosen dan teman-teman yang selalu ada ketika dibutuhkan. Mahasiswa kelahiran Banyuwangi ini berharap esai yang memenangkan lomba tingkat nasional itu bisa memberikan edukasi lebih baik terkait vaksinasi dan manfaat-manfaat yang diperoleh. Ia juga berharap agar informasi yang diberikan mampu menumbuhkan kepercayaan masyarakat akan pentingnya vaksin. (riz/sug)

Di Posting : 9 months Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga