Ingin Tatanan Kota Sehat Melekat Di OPD, FMKS Audensi Dengan Walikota

Penulis : Doddi Risky
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – Pembinaan dan pembentukan FKKS dan Pokja Sehat belum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, hal ini dikarenakan pemahaman dan kepatuhan Lurah dan Camat terkait Kota Sehat masih sangat rendah dan perlu ada sosialisasi serta penguatan.

“Dalam pelaksanaan Musrenbang untuk menyusun perencanaan pembangunan serta arah dan kebijakan pembangunan di seluruh tingkatan (Kelurahan, Kecamatan dan Kota ) masih terlibat dalam tataran ceremonial, disebabkan program Forum Kota Sehat di anggap bisa melekat pada OPD terkait dan tidak dianggap sesuatu program yang urgent.” ungkap Walikota Malang H Sutiaji saat audensi dengan FKKS, kemarin Lusa, di Ruang Dinas Walikota.

Sementara itu, ketua FKKS Kota Malang Ir. Samsul Hadi menjelaskan bahwa tujuan Audensi,” yakni pemahaman dan pengkoordinasian Program Kota Sehat oleh OPD / kolaborasi OPD masih sangat rendah sehingga sering kita temui beberapa OPD tidak merespon bahkan menganggap kurang penting ,hal ini berdampak terhambatnya program Kota Sehat.

“Duduk Bersama dengan Tim Pembina dalam rangka merumuskan arah dan kebijakan serta evaluasi Program Kota Sehat masih belum berjalan dengan baik, sehingga pemahaman TATANAN KOTA SEHAT dalam implementasi belum banyak kemajuan,” tegas alumni Faperta UMM lebih jauh.

Masih kata Sansul ,bahwa mengingat permasalahan tersebut diatas FKKS memberikan masukan kepada Bapak Walikota Malang beberapa point penting ,

“Perlu sosialisasi untuk peningkatan pemahaman dan pemantapan tentang pentingnya Program Kota Sehat Kepada Lurah, Camat dan OPD terkait
Evaluasi pelaksanaan pembangunan Kota Sehat paling tidak dilaksanakan sekurang-kurangnya 2 kali dalam setahun (evaluasi Perencanaan dan evaluasi hasil) karena program Kota sehat dilaksanakan secara rutin dengan target yang sangat jelas dan terukur

Terhadap Lurah dan Camat serta OPD yang telah melaksanakan Program dengan baik diberikan reward, dan terhadap yang kurang memperhatikan diberikan sangsi yang jelas

Melibatkan dan memberikan peran kepada Forum Kota Sehat dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah Kota Malang (tingkat Kelurahan, Kecamatan dan Kota).

“Sehingga mewarnai setiap Pembangunan harus berwawasan pada Pembangunan Kota Sehat
Terhadap penganggaran Forum Kota Sehat dan Lokus Kota Sehat harus teranggarkan secara jelas dan rutin sehingga pelaksanaan program tidak sekedar asal-asalan, Fasilitasi.

Pembinaan dan suport kegiatan lokus agar memperoleh perhatian serta prioritas. Perlu payung hukum terkait kelembagaan Kota Sehat sesuai dengan amanah SKB Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri dalam bentuk Peraturan Daerah atau Peraturan Walikota, Penanganan dan pengendalian Covid -19 diharapkan dapat melibatkan kelembagaan Kota Sehat dan Kelurahan Siaga sehingga target menekan angka covid -19 secara bersama-sama dapat diperankan sesuai tusinya Lembaga dimaksud.”

“Demikian informasi Program Kota sehat sekaligus penekanan dan harapan kedepan dapat tercapai dengan baik, atas perhatian dan apresiasinya kami sampaikan ucapan terima kasih.”pungkasnya berharap. (riz/sul/hms)

Di Posting : 9 bulan Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga