Ngabuburit Tetap Prokes bisa Berburu Lumpiah Semarang Di Pasar Takjil Rajajowas Belakang ACE Sarinah Sawojajar Ramadhan 1442 H Jadi Percontohan

Penulis : Doddi Risky
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – Geliat Pasar takjil Kota Malang Sumringah, Salah satunya Pasar Takjil Sawojajar (Rajajowas) belakang Sarinah (sekarang ACE) pasalnya boleh beroperasi saat Ramadan asal Prokes dan jualnya tak dibahu. Penuhi itu Pemkot Malang mengizinkan masyarakat untuk bazar takjil.

Hal ini diungkapkan Kepala Satpol PP Kota Malang, Priyadi membenarkan. Meski Pemkot Malang memperbolehkan, namun pelaku usaha harus mentaati peraturan terkait pasar takjil.

Bahkan Wali Kota Malang telah menelurkan Surat Edaran (SE) berkaitan hal bazaar takjil.

SE Nomor 14 Tahun 2021 tentang pelaksanaan kegiatan di bulan ramadhan dan idul fitri tahun 1442 Hijriah tahun 2021.

Diterbitkannya SE tersebut untuk menindaklanjuti SE Menteri Agama RI Nomor 3 Tahun 2021 tentang panduan ibadah ramadhan dan idul fitri tahun 2021.

Dalam SE Wali Kota Malang itu, tertulis bahwa ada larangan bagi pelaku usaha dan masyarakat yang melaksanakan kegiatan pasar takjil atau takjil gratis di badan jalan.

“Contoh kayak di Jalan Soekarno, itu kan untuk arus lalu lintas. Istilahnya masuk sedikit jualannya, asal jangan berjualan di bahu jalan,” jelas Priyadi pada Awak Media, Senin (12/4).

Priyadi, nenambahkan bahwa pasar takjil di badan jalan itu mengganggu arus lalu lintas Kota Malang. Di samping itu pelaku usaha tetap harus mentaati protokol kesehatan.

Untuk mengatisipasi macetnya jalan oleh pasar Takjil ,Satpol PP akan berkeliling untuk menyidak pasar takjil takjil yang berjualan di badan jalan dan melanggar prokes.

“Semua aturan prokes harus terpenuhi, tidak boleh ada kerumunan, satpol akan bertindak untuk membubarkan mereka. Ada sanksi denda dan administrasi juga,” akhirnya. (riz/ian)

Di Posting : 10 bulan Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga