Wawali Sofyan Edi Support The Pule To “Prepare Your Future With Enterpreunership 4.0” Universitas Katholik Widya Karya

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – Untuk dapat menjadi negara yang terus berkembang, Indonesia perlu terus menambah jumlah entrepreneur muda. Untuk itu, universitas dianggap menjadi peran yang penting untuk menumbuhkan jiwa enterpreneur.

Hal ini diungkapkan Wakil Walikota Malang Ir H Sofyan Edi Jarwoko saat menjadi” Studium Generalle Prepare Your Future With Enterpreneship 4.0 di Universitas Katolik Widya Karya Malang mengatakan Indonesia masih perlu terus menambah skor human capitalnya. Hal itu disebabkan kerena jumlah jiwa entrepreneur-nya sangat minim di banding dengan negara lain.

Lanjut Perlu ada Tips Agar Bisnis Tidak Kehilangan Momentum Setelah Pandemi “Wadah yang berperan penting untuk mencetak para enterpreneur adalah universitas,” katanya secara virtual pada acara Stadium General di Uwika dengan thema futura of Enterpreneur.

menjelaskan merupakan program pengembangan kapasitas uni eropa dalam proyek pendidikan tinggi yang beroperasi di tingkat nasional, regional, lokal, kelembagaan yang berfokus pada wirausaha.

Usaha Sampingan yang Bisa Dimulai dalam Waktu Cepat Para wirausahawan dianggap sebagai tokoh penting untuk membantu perekonomian negara. Dengan wirausaha secara tidak langsung akan membantu kesejahteraan masyarakat karena terciptanya lapangan kerja. Para wirausahawan dapat menciptakan lapangan kerja.

“Maka dari itu sangat penting bila kampus di Indonesia berperan untuk menumbuhkan jiwa pengusahan dari para mahasiswanya,” tambah bung edi yang juga ketua DPD PG Kota Malang itu berharap.

Sementara itu, Rektor University Widya Karya Frater Dr Klemens Mere, mengatakan ada dua aspek utama dalam pengembangan sistem pendidikan tinggi. Pertama, kini Indonesia sedang bertransformasi, dari negara berkembang menjadi negara maju yang salah satu syaratnya adalah 2 persen dari total populasi adalah entrepreneur.

Saat ini, berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, ada 3,1 persen (sekitar 8 juta entrepreneur) dari total populasi di Indonesia yang menjadi entrepreneur. Namun kondisi ini ternyata tidak cukup mampu mendudukkan Indonesia setara dengan negara-negara maju atau negara tetangga seperti Singapura.

Penyebabnya, karena jumlah entrepreneur di Indonesia memang terus bertambah, tetapi di luar negeri, terutama negara-negara maju juga bertambah. “Jadi kalau Indonesia mau mengimbangi negara-negara maju kita harus terus memperbesar jumlah entrepreneur,” ujarnya optimis. (dr/tok)

Di Posting : 10 months Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga