Aksi Massal GM FKPPI Tanam Pule Di Sela Brevet Diklat Digital Navigasi kehormatan ke Wawali Sofyan Edi

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – Dari diklat Navigasi Digital GM FKPPI minggu pertama bulan Maret yang lalu ada yang menarik untuk disimak dan dicermati apa yang terkandung pada aksi 30 peserta diklat menanam 30 pohon dari 35 pohon pule yang disiapkan ditengah area outbond Gentong Emas Desa Napen Sukolilo Wajak itu nampak heroik karena bersamaan serta rancak disambung dengan aksi menancapkan bendera GM FKPPI berbarengan pula. “digambarkan bahwa aksi dengan terus bergerak agar bisa mengejar ketertinggalan dimasa kebangkitan ekonomi rakyat yang terhempas karena pandemi covid -19, meski ada trend penurunan, tapi tetap harus Prokes dalam kebangkitan tersebut untuk memutus rantai penyebaran.” ungkap Wawali Sofyan Edi yang juga ketua KB FKPPI itu tahjub.

“Itulah dasar dari Digital Navigasi Tujuannya adalah untuk mewujudkan anggota yang aktif dan produktif. Jemput bola Untuk mewujudkannya, maka perlu mengambil langkah inovasi-inovasi serta kolaborasi dengan berbagai pihak. sedangkan untuk warga desa sukolilo wajak, Digitalisasi untuk jemput bola pasar rumput .Salah satunya dengan pesatnya teknologi, inovasi disini yang dimaksud adalah digitalisasi data pasar rumput yang terperinci bisa memberikan kondisi keadaan pedagang maupun pembeli,” paparnya yakin.

Selanjutnya berkolaborasi dengan semua pihak baik pemerintah, kota, kelurahan, dan dinas terkait lainnya. Harapannya semoga dengan di gulirkannya program ini bisa bermanfaat dan membantu semua pihak, baik diskoperindag kabupaten Malang maupun masyarakat luas khususnya konsumen tetap, Harapannya semoga apa yang dibutuhkan konsumen maupun pedagang terpenuhi.

“Tehnik pendampingan digitalisasi petani rumput oleh GM FKPPI dengan harapan bangkit dari keterpurukan selama pandemi sangat membantu, meski bertahap pemulihannya, pemberian informasi secara online sangat luar biasa kecepatannya dibanding manual,” papar Sofyan Edi yang juga ketua DPD Golkar kota Malang itu berharap.

Sementara itu Rudi Nugroho.Spd ketua Generasi Muda FKPPI kota Malang menambahkan kalau tujuan Diklat Navigasi bagi 30 anggota GMFKPPI di Sumber Gentong Mas Sukolilo Wajak selama satu hari dengan thema Digital Navigasi itu.

“Bahwa di era digital semua lapisan masyarakat harus tahu dan mengenal tehnologi. Termasuk peran Gm fkppi dalam memberikan informasi potensi yang ada di desa, salah satunya di desa sukolilo kec. wajak yang terkait dengan petani rumput yg telah dikirim keseluruh indonesia, sehingga bisa mengangkat ekonomi masyarakat. Garis besarnya itu . Lain2 terkait info tentang menurunnya yg terdampak covid 19 di malang.

“Sedangkan materi khusus yang tak kalah pentingnya seperti Pertolongan Pertama Gawat Darurat, Teknik Komunikasi, Digital Navigasi, Bivak, Teknik Evakuasi.,kemudian
Penyematan brevet digital navigasi kehormatan ke wawali dari GM FKPPI, kemudian penyerahan simbol gentong mas ke Kasdim 0833,” paparnya.

Sebagai sumbangsih sekaligus berikan pendampingan petani rumput lapangan. dengan sistem digitalisasi, in sya allah petani rumput di Wajak dapat terselamatkan, intinya proaktif mendekati pasar. Jumlah petani rumput 600 orang lebih itu jadi pembinaan untuk terap bangkit, karena tiap warga desa adalah petani rumput..dan halamannya di pakai tanam rumput.. Setiap hari kira2 1000 meter kirim ke surabaya. dengan model online pemasaran ”rumput asli wajak tersebut kian meningkat dan luas pasarnya dengan sistem antar jemput”,tandas Rudi yang juga wakil ketua DPD Golkar Kota Malang itu yakin. (dr/gus)

Di Posting : 10 months Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga