Tanam Pule Di RW- RW Cemorokandang, Wawali Sofyan Edi Kesengsem Anggrek Blasteran Malang – Thailand Di Omah View

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – Derap langkah Pemerintah Kota Malang yang kian konsisten Sodaqoh Oksigen dengan tanam Pule untuk menghijaukan Kota Malang yang dilakukan Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko- GM FKPPI, AMPG, UBKM bersama Jajaran perangkat RTRW Kelurahan, Kecamatan Kedungkandang, serta penggiat lingkungan Hidup tersebut kian berwarna, dengan harapan penghijauan di lima Kecamatan Bhumi Arema terwujud menanam 11 ribu pohon Pule.

“Luar biasa aksi ibu dan bapak RT dan RW 8 kelurahan Cemorokandang, kecamatan Kedungkandang yang sejak pagi sudah bergerak dan berduyun duyun bahu membahu, bergotong royong menanam pule dilahan yang ada diperumahan Buring Satelit yang cukup luas ini, in sya allah barokah demi udara segar, sumber air bersih dan bermanfaat untuk anak cucu kita di masa mendatang,” ungkap Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko usai menanam Pule secara simbolis dari jumlah 135 pohon yang akan ditanam oleh warga di wilayah RW 8, RW 9 , 7 dan 10 Sabtu 13/3.

Kehadiran orang nomor dua di wilayah perumahan Buring Satelit tersebut sangat berarti bagi warga setempat terutama warga yang memiliki usaha kecil menengah (UKM) yang coba bangkit ditengah pandemi covid -19. seperti saat mengunjungi sentra usaha batik eco print, assesoris dari bahan daur ulang, serta tanaman urban warming di wilayah RW 10, yakni rumah anggrek.

“Semoga tahun ini bisa terwujud membangun Wisata Kampung Anggrek. Malang itu tempatnya pembibit bunga anggrek tetapi kenapa kok nggak punya Kampung Anggrek sendiri disini. Coba lihat kalo ke jogja, itu anggrek asal Thailand ,lahir anggrek persilangannya dari Malang luar biasa indah, ini bisa jadi mascot rumah anggrek di Omah View ini jika nantinya jadi kampung wisata anggrek, jadi pendorong ukm selama pandemi ini, dengan anggrek ini bisa berputar ekonomi nya.” papar bung edi sapaan akrab Sofyan edi itu.

Sementara itu Teguh pengelolah Green House mengatakan bahwa dulu jual botolan itu udah laku, kalo botolan gak laku katanya baru buka botol taruh pot 2 kecil, udah laku laris manis. Kalo gk laku lagi, naik ke yang remaja, terus gak laku lagi, baru naik lagi ke yang usia dewasa. “kehadiran Wawali ke kampung anggrek dengan aksi tanam Pule makin memompa kami untuk sesegera melauncing kampung wisata anggrek, in sya allah lebaran, meski dengan prokes akan kami buka untuk memenuhi kebutuhan penghobby anggrek,” ujar Teguh yang sejak 2004 yakin. (dr/ori)

Di Posting : 10 months Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga