Wawali Sofyan Edi Gandeng Rumah Zakat Digitallisasi Lansia Di Bakalankrajan, Dewan Dorong Jadi Percontohan Kota Malang Ramah Lansia

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – Gerakan sosial kemasyarakatan yang dilakukan Sofyan Edi Jarwoko Wakil Walikota Malang sebagai penghomatan yang paling dalam dengan program Digitalisasi Lansia yang dimulai di RW 5 kelurahan Bakalankrajan, “Orang tua kita selalu mengajarkan untuk menghormati orang tua, itulah dasar dari program ini. Tujuannya adalah untuk mewujudkan lansia yang sehat aktif dan produktif”.

Untuk mewujudkannya, maka perlu mengambil langkah inovasi² serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan pesatnya teknologi, inovasi disini yang dimaksud adalah digitalisasi data lansia yang terperinci bisa memberikan kondisi riel keadaan lansia.

“Selanjutnya berkolaborasi dengan semua pihak baik pemerintah, kota, kelurahan, dan dinas terkait lainnya. Harapannya semoga dengan di gulirkannya program ini bisa bermanfaat dan membantu semua pihak, baik petugas kesehatan maupun masyarakat luas khususnya lansia. Harapannya semoga kota Malang ini menjadi kota ramah lansia.” Ungkap wawali yang biasa disebut bung edi itu berharap.

Ungkapan orang nomer dua di Kota Malang yang juga menjabat sebagai Komda Lansia Kota Malang usai melauncing digitalisasi dengan menggandeng Rumah Zakat tersebut menargetkan jadi pendorong 56 kelurahan se Kota Malang menuju Kota Ramah Lansia,” itu bukan hanya sebagai rasa terimakasih anak- anak serta cucunya pada para orang tua, juga penghargaan kasih sayang beliau- beliau yang diberikan kepada kita itu sepanjang masa dan tak terhingga,” tandasnya.

Sementara Hj Retno Sumarah, SE., MM, ketua Fraksi Golkar, Nasdem dan PSI yang yg hadir bersama 4 anggota DPRD kota Malang itu mendorong untuk disebar luaskan ke 56 kelurahan se kota Malang, “digitalisasi ini sangat memudahkan pengawasan kesehatan Lansia seperti untuk mengontrol darah tinggi, gizi dan aktifitasnya, jadi lebih siap sebelumnya, untuk itu bisa hadi percontohan di kelurahan lainnya, karena langkah digitalisasi ini sangat prestisius harus disebarluaskan dan merata,” papar politisi perempuan asal Golkar juga anggota komisi C DPRD kota ini optimis. (dr/rik)

Di Posting : 11 months Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga