Wawali : Tanam Pohon Tanggal Barokah 12/02/2021 Pohon Pule dan Pohon Produktif, Hj Retno Sumarah, Wakil Rakyat Yg Respon Ketersediaan Air Kritis Di Lowokwaru

Penulis : Doddi Risky
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – Aksi ketua Fraksi Golkar, Nasdem dan PSI DPRD Kota Malang, Hj Retno Sumarah, SE., MM membantu RW-RW di kecamatan Lowokwaru dengan menyebar puluhan pohon Produktif nampaknya mendapat acungan jempol dari masyarakat sekitar, juga Wawali Sofyan Edi Jarwoko,

“Sodaqoh Oksigen sekaligus ikut memelihara sumber- sumber mata air di lingkungan RW dan kelurahan di Kecamatan Lowokwaru yang juga sudah lakukan penanaman pohon Pule dan pohon produktif sangat membantu untuk ketersediaan air bersih, termasuk antisipasi krisis air, juga banjir selain pembangunan sumur resapan, luar biasa dilakukan pas tanggal barokah 12/02/2021, juga penanaman pohon Pule dipadepokan Eyang Djati Kusumo di Singosari semoga tambah berkah dan diikuti oleh masyarakat maupun anggota dewan lainnya,” ungkap Bung Edi berharap.

Sementara Sugiartatiek salah satu ketua RW dikelurahan Tulusrejo itu mengaku sangat bersyukur atas bantuan pohon produktif dari wakil Rakyat dari Golkar,

“Semoga bantuan bibit pohon produktif ini menjadi jalan kluar kecamatan lowokwaru dari krisis air, sebelumnya bantuan penanaman bibit pohon Pule dari Wawali ,program penghijauan di bhumi arema untuk menjaga sumber air tetap bersih, udara segar, in sya allah bermanfaat untuk warga sekitar, ‘ papar ketua RW yang baru menjabat 4 bulan itu optimis.

Sementara Hj Retno Sumarah, SE., MM saat ditemui disela-sela penyerahan pohon produktif pada ketua RW dilingkungan kelurahan Tulusrejo, Lowokwaru, Jatimulyo, Tunggulwulung, serta kelurahan di wilayah kecamatan Lowokwaru itu menjelaskan bahwa menambah semangat dan ihlas saat menyerahkan bantuan pohon produktif di tanggal yang barokah.

” makin semangat dan terpicu untuk ikut mencari jalan kluar atas dugaan krisis air di diwilayah Lowokwaru, selain dengan pembangunan sumur resapan, kami yakin akan terwujud apalagi dimasing masing kelurahan minimal harus ada 10 sumur resapan,’ tandas anggota komisi C DPRD itu yakin tercapai.

Perlu diketahui bahwa Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji, menerima dokumen hasil Kajian Kerentanan Mata Air dan Rencana Aksi (KKMA-RA) Mata Air Clumprit yang telah digarap oleh USAID – Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene (IUWASH) Plus dengan menggandeng Yayasan Lingkungan Hidup Seloliman (YLHS). Dokumen kajian tersebut diserahkan guna mendukung pemerintah dalam membuat kebijakan menangani permasalahan ketersediaan air dan sanitasi. Salah satu sorotan didalamnya adalah kajian pentingnya sumur resapan. Mengingat debit mata air Clumprit, Kecamatan Lowokwaru, yang merupakan salah satu sumber ketersediaan air di Kota Malang, saat ini tengah kritis. Dengan penurunan debit sebanyak 2,3 liter/detik di setiap tahunnya.

“Terima kasih, kami telah diberikan bantuan cara mengatasi ketersediaan air bersih yang mana itu sesuai dengan komitmen dan konsistensi RPJM Daerah. Kajian ini akan kami gunakan untuk membuat kebijakan-kebijakan ke depan,” tutur Walikota Sutiaji mengapresiasi.

Analisa Walikota Sutiaji, Ruang terbuka hijau harus diperbanyak sekaligus dengan tanaman produktif seperti yang dilakukan DLH dan Wawali dengan penanaman pohon Pule atau pohon produktif untuk penghijauan juga menjaga sumbet air, ditambah adanya sumur resapan menjadi jalan keluar guna menyerap limpasan air hujan serta menjamin ketersediaan air. Hal ini juga praktis mampu mengurangi titik banjir di Kota Malang. Sumur resapan, imbuhnya, telah menjadi proritas dan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan di tiap-tiap kelurahan di Kota Malang.

Menurut Ketua YLHS, Suroso, selain reboisasi dengan pohon penghijauan, maupun tanaman produktif juga membangun resapan menjadi penting guna meningkatkan debit ketersediaan air. Idealnya dibutuhkan 1.400 sumur resapan guna meningkatkan debit air di Clumprit. Dalam kesempatan tersebut, IUWASH Plus dan YLHS juga memaparkan percontohan 15 sumur resapan yang telah digarapnya di Kabupaten Malang. (sfr/dr/hms)

Di Posting : 11 months Yang Lalu

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga