Diduga Terdapat Persekongkolan Jahat Di Ppengadaan Bibit Bawang Merah Dan Pupuk Di Kabupaten Malang

Penulis : Kontributor
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

Foto ilustrsi

MALANG PROKOTA.Com – Menyambung pemberitaan sebelumnya terkait masalah dugaan kekurangan dalam pendistribusian bibit bawang merah dan pupuk bokashi. Tim investigasi Prokota.Com menemukan fakta baru, dari 11 kelompok tani tedapat salah satu kelompok tani didesa ngabab kecamatan pujon yang tak menerima bantuan.

Info ini didapat setelah wartawan Prokota.com berhasil menemui Maslikan ketua kelompok tani Sumber Makmur. Maslikan sendiri selain seorang petani, dia juga merupakan pemilik toko yang menjual bahan kebutuhan untuk pertanian.

Maslikan yang saat itu didampingi oleh sekertaris kelompok tani Sumber Makmur menjelaskan jika pada tahun 2018 dia tidak menerima bantuan benih bawang merah.”pada tahun itu kita tidak pernah menerima bantuan bibit bawang merah mas.”jelas maslikan.

Bahkan dengan adanya permasalahan ini maslikan sempat didatangi oleh anggota kelompoknya untuk menanyakan bantuan bawang merah tersebut. Rupanya informasi jika kelompok tani Sumber Makmur yang dipimpin Maslikan terdaftar sebagai penerima bantuan telah sampai kepada telinga para anggotanya. “Rumah saya sempat didatangi oleh beberapa anggota untuk menanyakan bantuan bibit bawang merah itu” tambah maslikan.

Pada hari Selasa (21/7) kemarin tim Prokota.Com berhasil menemui PPK, PPTK bersama staf selaku tim pelaksana di lapangan. Sayangnya dalam pertemuan saat itu BPK Muhammad Roni terkesan diam saja tak terucap sepatah kata pun saat kita tanya terkait masalah pendistribusian bibit bawang merah dan pupuk bokashi.

Seorang wanita yang mengaku sebagai ketua pelaksana di lapangan menjelaskan, jika semua pendistribusian bibit bawang merah maupun pupuk bokashi semua tersalur dengan tepat. Namun Saat ditanya Bagaimana dengan kondisi yang ada di desa ngabab?. mengingat desa tersebut tidak menerima bantuan bibit bawang merah beserta pupuk bokashi.

Wanita yang tak mau menyebutkan namanya ini menjelaskan jika sebetulnya Desa ngabab juga mendapatkan bantuan Namun bukan bawang merah melainkan cabe rawit. Menurutnya satu kelompok tani tidak boleh mendapatkan 2 jenis bantuan. Oleh sebab itu bantuan yang seharusnya diterima oleh kelompok tani sumber Makmur diberikan kepada kelompok tani di desa lain.

“Pada saat itu kelompok tani sumber makmur di desa ngabab sudah mendapatkan bantuan bibit cabe rawit Mas sehingga tidak bisa untuk menerima lagi bantuan bibit bawang merah”jelas perempuan berhijab ini

Saat ditanyakan ke muhamad Roni selaku PPK, apakah mungkin bantuan yang akan diberikan kepada 1 Desa dipindahkan Kepada Desa lain?
“bisa saja Mas asalkan ada surat keputusan dari Bupati” kembali perempuan yang juga staf dinas Holtikultura menjawab.

Namun saat wanita yang mengaku sebagai ketua pelaksana di lapangan diminta untuk menunjukkan surat keputusan dari Bupati dia hanya menjawab “Wah itu tidak bisa mas karena itu dokumen rahasia” jawabnya dengan sedikit tersenyum

Dalam pertemuan tersebut Muhammad Roni selaku PPK Pejabat Pembuat Komitmen diam tanpa memberikan komentar ataupun jawaban dari wawancara dengan Wartawan Prokota.om

Perlu untuk diketahui oleh publik jika pengadaan bibit bawang merah dan pupuk bokashi ini bernilai 1,95 miliar rupiah. Proyek pengadaan bibit tahun 2018 ini dimenangkan oleh CV Kebon Agung Jaya yang beralamat di Perum Griya Kebon Agung Indah Blok S nomor 3 RT 07 RW 06 Kabupaten Malang.

CV Kebon Agung Jaya memenangkan proyek ini dengan menawar 1,89 miliar rupiah. CV Kebon Agung Jaya mengalahkan CV Rizki Putra Mandiri yang melakukan penawaran 1,55 miliar rupiah. CV Rizki Putra Mandiri dinyatakan kalah karena terdapat dua dokumen yang tidak dapat ditunjukkan pertama adalah dokumen tentang penyediaan bibit bawang merah kedua Dokumen untuk sewa gedung.

Sampai berita ini diterbitkan awak media masih terus melakukan investigasi untuk mencari titik terang permasalahan pengadaan dan pendistribusian bibit bawang merah dan pupuk bokashi di Kabupaten Malang.(jk)

Editor : Ilyas

Di Posting : 25 July 2020

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga