Orange Malang Raya Masuk Masa Transisi Ketiga, Berharap Kedepan Jadi Zone kuning bahkan Hijau

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

MALANG PROKOTA.Com – Mulai hari sabtu tanggal 20 Juni Malang Raya kembali menjalani masa transisi yang ketiga kalinya. dengan harapan kedepan bisa menjadi kuning bahkan hijau.

Khofifah optimis, jika disiplin masyarakat di Malang Raya bisa berjalan efektif, maka Malang Raya bisa masuk ke dalam zona hijau.
Dalam artian, Malang Raya bisa menjadi pelopor daerah lain dalam mengatasi percepatan penanganan Covid-19.

“Sesuai arahan Panglima TNI, bahwa yang berada di garda terdepan untuk kedisiplinan masyarakat adalah warga itu sendiri. Pesan beliau, saya minta tolong disampaikan, garda terdepan kedisiplinan adalah warga itu sendiri. Sebelum vaksin COVID-19 ditemukan, vaksin paling ampuh adalah disiplin,” tandasnya.

Perlu diketahui bahwa Malang Raya akhirnya memperpanjang masa transisi sampai waktu yang belum bisa ditentukan.

Hal itu terungkap, setelah tiga kepala daerah Malang Raya melakukan rapat evaluasi masa transisi di kantor Bakorwil III Malang, Sabtu (20/6/2020).

Rapat tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangdiv II Kostrad dan Forkompimda Malang Raya.

Alasan perpanjangan masa transisi tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, karena Malang Raya masuk ke dalam area dengan resiko sedang.

Tepatnya Malang Raya masih berada di zona warna orange, dan belum masuk ke dalam zona kuning ataupun zona hijau.
Pasalnya, seuatu daerah baru bisa menerapkan New Normal ketika daerah tersebut sudah berada di zona hijau.

“Jadi Malang Raya masih masuk area resiko sedang. Dengan Kota Malang dan Kota Batu zona orange, dan Kabupaten Malang masih zona merah,dalam perpanjangan masa transisi ini diharapkan Malang Raya bisa masuk ke zona kuning.

Untuk itu masyarakat diimbau agar tetap menjaga kedisiplinan di manapun mereka berada,dengan tetap mengenakan masker dan tetap menerapkan physical distancing.

Mantan Mansos RI itu nyakin jika disiplin masyarakat di Malang Raya bisa berjalan efektif, maka Malang Raya bisa masuk ke dalam zona hijau.
Dalam artian, Malang Raya bisa menjadi pelopor daerah lain dalam mengatasi percepatan penanganan Covid-19.

“Sesuai arahan Panglima TNI, bahwa yang berada di garda terdepan untuk kedisiplinan masyarakat adalah warga itu sendiri. Pesan beliau, saya minta tolong disampaikan, garda terdepan kedisiplinan adalah warga itu sendiri. Sebelum vaksin COVID-19 ditemukan, vaksin paling ampuh adalah disiplin,” pungkasnya berharap.(*)

Di Posting : 20 June 2020

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga