Transisi New Normal, Masih Banyak Warga yang Abaikan Protokol Kesehatan COVID 19

Kategori : ,
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.COM – Pemkot Malang sepertinya tak mau kecolongan selama pelaksanaan masa transisi New Normal. Buktinya tak hanya tempat perbelanjaan yang menjadi sasaran sidak yang dilakukan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang.

Akan tetapi di tempat nongkrong anak muda yang terletak di Pasar Tawangmangu, Kecamatan Lowokwaru, Selasa (2/6) malam juga menjadi sasaran sidak.

Hasilnya, masih banyak ditemukan remaja yang tidak mematuhi aturan transisi new normal, yaitu tak menggunakan masker dan belum menerapkan physical distancing.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengatakan penerapan protokol kesehatan COVID 19 di tempat nongkrong anak muda masih cenderung longgar.

“Tadi, masih banyak yang tidak menggunakan masker dan duduknya masih belum berjarak. Untuk itu, kedatangan kami kesini untuk mengingatkan,” ujar Sofyan Edi yang juga merangkap sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang itu .

Selain memberikan peringatan, Forkopimda Kota Malang juga membagikan masker kepada masyarakat yang masih belum menggunakan masker. Ini dilakukan sebagai upaya menekan penularan COVID 19. “Kami bagikan masker. Tidak hanya anak muda yang nongkrong, tukang parkir juga kami berikan masker,” kata Sofyan Edi.

Tak hanya itu, lanjut Sofyan Edi, pihaknya juga mengingatkan kepada pemilik usaha untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. Seperti penyediaan tempat cuci tangan atau hand sanitizer hingga pengaturan jarak tempat duduk.

“Kemudian, kami meminta mereka untuk mengingatkan pengunjung yang tidak menggunakan masker. Serta meminta mereka membuka kedai maksimal pukul 21.00 malam,” beber mantan anggota DPRD Kota Malang ini.

Jika pelanggaran terus dilakukan di masa transisi ini, pihaknya tidak segan akan memberikan sanksi. Sanksinya sudah sesuai dengan Perwali.

Sofyan Edi menegaskan peringatan tersebut dilakukan demi meningkatkan kedisiplinan masyarakat agar peduli terhadap kesehatannya sendiri. “Kami ingin ekonomi rakyat terus berjalan. Tapi, masyarakatnya juga harus sehat,” beber dia.

Selain tempat nongkrong, Forkopimda Kota Malang juga kembali mengecek pusat perbelanjaan, yakni Malang Town Square (Matos).

“Dari pukul 10.00 sampai pukul 20.00 tadi, tercatat ada 700 pengunjung. Semua suhu tubuhnya tidak ada yang melebihi batas dan semua menggunakan masker,” tegas dia. (*)

EDITOR : Agus Prasetyo

Di Posting : 3 June 2020

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga