Sah, Gubernur Jatim Putuskan PSBB Malang Raya Tak Diperpanjang

Kategori : ,
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

MALANG PROKOTA.Com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akhirnya memutuskan tak memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang raya yang akan berakhir 30 Mei 2020.

Keputusan itu diambil dalam rapat koordinasi kepala daerah di Bakorwil III Malang, Rabu (27/5/2020) malam.

Dalam rapat tersebut diikuti Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Timur, serta tiga kepala daerah di Malang raya.

“Kami baru saja melakukan evaluasi pelaksanaan PSBB di Malang Raya, pada hari ke -11 ini. Saya mengikuti beberapa media monitoring, dari kepala daerah, akademisi, tokoh, dan masyarakat Malang Raya. Akhirnya diputuskan PSBB satu kali saja,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah dalam konferensi pers.

Khofifah mengatakan setelah PSBB Malang Raya selesai pada 30 Mei nanti, masyarakat akan masuk ke masa transisi new normal. Jadi protokol kesehatan tetap diberlakukan, hanya saja agak dilonggarkan. Sehingga akses ekonomi dan aktifitas masyarakat tetap berjalan.

Sedangkan masa transisi PSBB ini akan dievaluasi selama tujuh hari sebelum nantinya akan masuk new normal.

“PSBB di Malang Raya hanya sekali saja dan masuk transisi pasca-PSBB, dari transisi menuju new normal,” kata Khofifah.

Kapolda Jatim Irjen M. Fadil Imran menambahkan pengakhiran PSBB di Malang Raya ini bukanlah kembali ke masa sebelum PSBB atau bahkan kembali ke masa sebelumnya.

Akan tetapi, menuju kehidupan baru yang berbasis protokol kesehatan, salah satunya dengan physical distancing dan menggunakan masker dan rajin cuci tangan.

“Berakhirnya PSBB ini, bukan berarti kembali ke masa yang dulu. Apa yang sudah kita laksanakan terkait physical distancing dan pola hidup sehat akan terus kita kerjakan. Jika ada pelanggaran, berdasar Perwali dan Perbup, tetap akan dilakukan penegakan hukum,” tegas Fadil Imran.

Sedangkan, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah meminta masyarakat Malang Raya tetap menaati peraturan protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan, hal ini penting untuk modal menuju new normal.

“Diharapkan masa transisi pasca-PSBB ini bisa berjalan efektif sebagai modal apabila nanti dijalankan new normal. Jadi, masyarakat bisa dengan pola hidup baru, dan tidak perlu cemas atau panik,” tandas dia.

EDITOR : Agus Prasetyo

Di Posting : 28 May 2020

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga