Puskesmas Mojolangu Siaga Covid-19, Wawali Disuguhi Jamu Anti Corona. Gerakan Kemanusiaan Untuk Merah Putih Makin Banjir Dukungan dan Semangat Untuk Berantas Covid-19

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

MALANG PROKOTA.Com – Wakil Wali Kota Malang memberikan apresiasi atas aksi kreatif dalam siaga Covid-19 dengan menyuguhkan jamu anti Corona. Sedangkan Puskesmas Dinoyo dan Arjuno menciptakan APD berupa pakaian pelindung virus dari bahan sederhana.

“Kami mengapreasi kreatifitas jajaran Puskesmas Mojolangu yang meracik minuman sehat dari rempah rempah, yang manfaatnya untuk antisipasi virus Corona. Sementara Puskesmas Dinoyo dan Arjuno siap dengan APD untuk petugas kesehatan dan pencatatan pelayanan kesehatan dengan pakaian pelindung yang terbuat dari yang murah insha allah jamu dan apd lengkap makin menambah semangat “tutur Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko setelah serahkan masker pada kepala Puskesmas Mojolangu Rabu 22/4.

Bukan hanya makin bertambahnya relawan, tapi juga semangat juang jajaran pimpinan DPD Partai Golkar, FKPPI, Kosgoro 57, KPPG, AMPI, MDI, Satkar Ulama, Fraksi, YPIK ( STIEKMA, STIP, SMA, SMP KRT)  Pag. Becak ,UBKM  Kota Malang dalam upaya mencegah penyebaran Covid -19 di bhi Arema.

Menariknya, aksi yang dinamakan Gerakan Kemanusiaan untuk Merah Putih Berantas Covid-19 di Bhumi Arema ini terus mendapatkan dukungan dari organisasi pendukung.

Sementara itu, Ketua FKPPI Rudi Nugroho menuturkan, dirinya senang karena adanya tambahan dukungan dari 15 organisasi sayap maupun pendukung.

“Alhamdulilah 6 ketiga penyerahan APD ke 4 puskesmas di hari Rabu 22/4 ini terus bertambah pasukan, termasuk bertambahnya bantuan sembako yang sejak 2 hari lalu dibagikan ke pekerja jalanan dan warga terdampak Covid-19 yang belum terkaver bantuan dari pemerintah, insha allah pembagian beras ini bisa membantu,” papar korlap aksi kemanusiaan DPD PG dan FKPPI kota Malang Rudi Nugroho dan Handik Purwantoro nyakin.

Bantuan APD yang diserahkan ke 4 Puskesmas menurutnya sangat penting untuk tenaga kesehatan (Nakes) mengingat mereka sangat rawan terdampak Covid-19 karena terus berhubungan langsung dengan pasien.

Selain sangat diperlukan, peruntukan APD yang sekali pakai dan harus dimusnahkan, juga menjadi pertimbangan untuk disalurkan.

“Semoga yang kami sampaikan ini bermanfaat dan tenaga medis tetap bersemangat dalam menjalankan tugasnya,” ujar Ketua DPD PG dan FKPPI Sofyan Edi Jarwoko.

Diwaktu yang sama Kepala Puskesmas Dinoyo dr Rina merespon hangat atas bantuan tersebut.

Hal senada juga diungkap drg Finda Dirinya sangat mengapresiasi Gerakan Kemanusiaan untuk Merah Putih Berantas Covid-19 di Bhumi Arema yang dikomandoi jajaran Pimpinan DPD PG, FKPPI dan Kosgoro 57 kota Malang.

“Gerakan ini patut diapresiasi dan diikuti komunitas lain agar Bhumi Arema cepat terbebas dari Covid-19,” terangnya.

Pada kesempatan sama, Kepala Puskesmas Arjuno dr Ida Megawati mengatakan, pihaknya menyambut dengan protokol sesuai petunjuk Kemenkes yakni siap dengan Alat Pelindung Diri dari Covid–19.

“Semangat kami bertambah untuk all out melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Apalagi dengan kunjungan Wawali dan jajarannya membuat tim makin bersemangat,” tandasnya.(*)

Di Posting : 22 April 2020

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga