RS UB Layak Jadi Rujukan Covid -19

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari MAP, saat berkunjung ke Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB) Senin 30/4 kemarin mengutarakan jika RSUB sangat layak menjadi rujukan pasien Covid -19.

Menurut Sri Untari, kapasitas RSUB, sangat besar, ada tiga tower, yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Pihaknya berharap RSUB ini menjadi salah satu RS pendidikan yang menjadi harapan masyarakat Kota Malang dan sekitarnya.

“Harapan saya tentunya tidak hanya siap untuk layanan Covid -19, tetapi RSUB ini, bisa operasional dengan maksimal, tentunya ini akan sangat membantu dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,”tutur Sri Untari.

Apalagi letaknya yang berada di Jalan Kelas 1, tentunya akan memberikan akses yang sangat mudah bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan atau berobat.

Terkait dengan kesiapan dalam merawat pasien Covid- 19, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan satgas Covid – 19 Provinsi Jawa Timur.

“Kita mendorong agar  memfungsikan RSUB untuk  ikut bèrsama-sama menagani  Covid 19, di Malang. Selain tempat merawat pasien labnya sangat dibutuhkan, “tandas Sri Untari.

Dengan memiliki lab sendiri untuk memberikan kepastian pasien terkena Covid- 19 atau tidak, akan lebih cepat diketahui. Karena sekarang ini baru semingu bisa diketahui pasien positif Covid atau bukan.

Hasil kordinasi yang dia lakukan, pihak RSUB diminta untuk menyusun Rencana Anggaran Belanja (RAB), kebutuhan apa saja yang bisa di dukung melalui angaran Covid 19 Provinsi Jawa Timur.

“Kami tentunya akan ikut mendorong, agar RSUB mendapat suport untuk penanganan Covid- 19. Sehingga persiapan yang saat ini dilakukan bisa lebih maksimal lagi,” sambungnya.

Bahkan pihaknya juga akan menyampaikan kepada Komisi IX DPR RI, jika perlu dilakukan kunjungan bisa segera dikunjungi. Meski sebelumnya Menkes sudah pernah datang ke RSUB.

Sementara itu, Direktur RSUB Dr. dr. Sri Andarini, M. Kes, menyatakan, kesiapanya untuk menjadi rujukan pasien Covid- 19.

“Insya Allah, dalam waktu dekat ini kami sudah siap. Persiapan yang kami lakukan, sementara ini mengunakan dukungan anggaran dari  kemenristekdikti, dan angaran UB,”ujarnya.

Ruangan isolasi sedang disiapkan sementara peralatan  telah dipesan akan pada akhir April. Pihaknya sudah memesan sebulan yang lalu.

“Memang ada kendala  karena beberapa daearah sempat lockdown, makanya alat baru bisa datang akhir April dan siap dioperasikan pada awal Mei,”tuturnya.

Apalagi  alat lab tidak mudah karena  banyak yang membutuhkan dan semuanya harus cepat. Tetapi pihaknya optimis bisa dipenuhi pada akhir April.

Untuk saat ini, ada 12 tempat tidur yang sudah siap, pada awal Mei bisa  14 tempat tidur. Secara keseluruhan ada 40 ruang  isolasi di lantai 6. Pihaknya berharap ada dukungan anggaran dari pihak lain untuk memenuhi standar peralatan parktikum

“RS UB, merupakan RS Pendidikan jadi seluruh peralatannya harus memenuhi standart. Makanya kita berharap suport dari luar bisa membantu, mempercepat,”tuturnya.

Di Posting : 20 April 2020

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga