Diduga Ada Yang Janggal, Komisi II DPRD Kabupaten Malang Bakal Panggil PPK dan Rekanan Jembatan Ambrol di Dau

Kategori :
Penulis : Agus Prasetyo
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

MALANG PROKOTA.Com – Kasus ambrolnya jembatan Krajan di Dau terus mengundang pertanyaan bagi banyak pihak. Maklum jembatan itu memang baru selesai dibangun pada September 2019 lalu yang menghabiskan anggaran sekitar 487 juta.

Tak hanya polres Malang yang menelusuri ambrolnya jembatan tersebut. Akan tetapi anggota komisi II DPRD Kabupaten Malang juga berencana memanggil Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Jembatan Krajan tersebut.

Politisi PDIP Darmadi, selaku perwakilan Komisi II DPRD Kabupaten Malang mengatakan pihaknya menilai ada kejanggalan dalam proses lelang Jembatan Krajan.

“Kami memang merencanakan memanggil PPK jembatan tersebut. Kami ingin tanya nilai pagu 700 juta, tapi kenapa penawaran sampai 487 juta kok menang. Kurang masuk akal menurut saya, ada apa sebenarnya?. Itu yang ingin kami tanyakan,” ucap Darmadi kepada awak media PROKOTA.Com.

Berdasarkan Peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa, kata Darmadi sudah jelas kuasa pengguna anggaran atau KPA dan PPK merupakan pejabat yang membuat perencanaan, rencana anggaran belanja alias RAB serta spesifikasi dalam pekerjaan, sebelum proyek di lelang.

Darmadi mengungkapkan pihaknya ingin mengetahui apa ada salah kontruksi atau salah perencanaan. “Kalau itu memang bencana, ya perencananya harusnya sudah antisipasi terlebih dahulu,” kata sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang ini.

Tak hanya PPK, Darmadi menegaskan pihaknya tidak menutup kemungkinan akan melakukan pemanggilan sejumlah pihak terkait. Misalnya rekanan yang menggarap proyek jembatan. “Pokok seceptanya akan kami panggil,” tandas dia. (*)

Di Posting : 20 February 2020

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga