Jajaran Pasning DLH Meski Hujan Tiba Program Jumat Bersih Sungai dan Selokan Tetap Jalan

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

MALANG PROKOTA.com – Jajaran Pasning di lingkungan DLH kora Malang meski hujan sudah mengguyur bhumi Arema tak membuat jajaran Pasukan kuning DLH kota Malang itu mandeg giat, justru makin ditingkatkan setelah melakukan pembersihan di beberapa sungai di Kota Malang,

Terbukti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang di  Bidang Pelayanan Kebersihan senang  karena aliran sungai bisa lancar dan bisa  membantu agar tidak terjadi banjir.

Walikota Malang H Sutiaji mengakui kalau Banjir menjadi salah satu problem di Kota Malang yang membuat beberapa pihaknya tegas pada pelanggar  lingkungan salah satunya mencari solusi bagaimana untuk memecahkannya.

Salah satu solusi sederhana yang dilakukan saat ini yakni dengan memberikan jalur yang lancar bagi saluran air di sungai-sungai di Kota Malang oleh DLH sebagai bidang yang melayani kebersihan.” Kami akan revisi perda pelanggaran agar pembuang sampah sembarangan di sungai bakal  jera, kalo tipiring.hanya kecil yakni tipiring hanya Rp 50 ribu pelanggar tidak akan jera. Tapi akan dinaikkan jadi Rp 5 juta, semoga revisi tuntas dan tahun depan bisa disosialisasikan pada warga, ” ungkapnya nyakin.

Sementara Kepala Bidang Pelayanan Kebersihan DLH Kota Malang, Joao Maria Je Gomes Carvalho yang ditemui disela giat jumat bersih di jembatan Celaket mengatakan bahwa pihaknya sudah melihat hasil setelah melakukan pembersihan di beberapa sungai di Kota Malang.

“Setelah melakukan pembersihan di sungai ini hasilnya cukup baik, tinggal sampah-sampah yang menyangkut saja, lalu juga ada ranting-ranting yang tumbuh itu tinggal dibersihkan saja,” papar mantan lurah Mojolangu itu tegas.

Di sisi lain, Joe mengaku bahwa meski saat ini masih kerap turun hujan, pihaknya masih tetap melakukan pembersihan di sungai-sungai karena DLH Kota Malang sudah memiliki jadwal untuk kerja bakti tersebut.

“Kami jalan terus melakukan pembersihan di sungai meski musim hujan, hanya saja jika hujan kami berteduh dulu, jika sudah kami kembali melakukan pembersihan,” katanya.

Sebelumnya, DLH Kota Malang membersihkan tumpukan sampah yang ada di jembatan Tidar dimana sangat banyak sekali buangan sampah dan buangan pembangunan di sungai. Hal itu sampai membutuhkan waktu tidak cukup tiga hari agar sungai kembali terlihat bersih kembali.

“Menurut saya sampai saat ini yang paling banyak sampah dan tumbuhan sudah lebat itu di jembatan Ranugrati tapi saat ini kami sudah proses membersihkan meski musim hujan  sudah tiba,” tandasnya.(*)

Di Posting : 13 December 2019

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga