DLH, SAR,  BPBD dan   Dinkes Bahu Membahu atasi Korban Asap TPA

Penulis : Doddi Risky
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.com – Wali Kota Malang Sutiaji  memberikan arahan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana, khususnya yang tinggal di sekitar daerah potensi bencana.

“Saudara kita di Batu, seperti yang kita ketahui bersama sedang dirundung bencana angin ribut,  sementara kita pun belum selesai dalam memadamkan api di titik titik TPA Supit Urang Mulyorejo,  Kecamatan Sukun. Ini harus menjadi perhatian dan kewaspadaan kita bersama,” kata Sutiaji, saat memberikan arahan kepada ASN, Senin (21/10/2019).

Siaga bencana ini, dikarenakan indikasi akan datangnya musim hujan mulai terlihat. Diharapkannya, semua jajaran pemerintah, juga ikut mencegah terjadinya bencana seperti menghidupkan kegiatan kerja bhakti dan bersih bersih secara masif di setiap wilayah kecamatan maupun kelurahan.

“Ini harus benar benar kita perhatikan seksama, lebih – lebih bila hujan itu disertai angin maka waspada harus diperhatikan. Tandasnya.

Pria yang hobi tangkis ini, juga memberi perhatian khusus terkait dengan kepulan dan hembusan asap dari kobaran api TPA Supit Urang. Camat Sukun beserta Dinas Kesehatan diminta segera melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada warga wilayah kecamatan Sukun melalui RT/RW, terkait dengan langkah antisipasi terhadap polusi atau pun dampak kesehatan masyarakat.

“Tidak perlu menunggu kejadian,  kita harus antisipatif dan pro aktif,  “tekan Walikota Sutiaji.

Terpisah , Plt. Kadisperkim Kota Malang, Hadi “Soni” Santoso menginformasikan, Tim Perkim terus melakukan langkah monitoring dan melakukan pemaprasan terhadap ranting ranting pohon yang rapuh.

“Tentu dengan keterbatasan personil,  maka sasaran dilakukan secara bertahap. Itu juga sama kita lakukan melalui satgas PUPR dalam melakukan normalisasi drainase dan saluran air yang terhambat material atau pun sampah yang menumpuk,  “tambah Soni.

Walikota Malang, juga menekankan agar dihidupkan terus kegiatan rutin jumat bersih dan optimalkan operasi rabu rapi dan tertib. Sutiaji juga menyampaikan empati dan simpati Pemkot Malang dan warga kota Malang kepada Pemkot Batu dan warga kota Batu.

Sementara DLH bersama PSC 119 melaporkan aksi tindakan sementara pada korban asap dampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir ( TPA) Supit Urang pada hari jumat  tanggal 18 Oktober 2019.

Menurut Nur Rudiarso kasie bidang Penataan Lingkungan DLH mendampingi ketua PSC 119 dr Endah menuturkan bahwa Untuk masker dan bantuan dari donasi warga yg trut kemanusiaan jadi sama rekan relawan diteruskan ke warga yg terdampak

“Itu dari SAR Trenggana tadi maskernya juga bisa dari BPBD jatim juga saya kontak mas kalau seandainya kurang masker .bahkan relawan kabupaten juga menyediakan masker buat warga yg terdampak juga karena saya link kan relawan malang raya.” Paparnya.

“Monggo yg ingin membantu warga kita di sekitaran lokasi yg terdampak asap TPA supit urang seperti daerah jedong krobyoan dan sekitarnya.
Kebutuhan saat ini adalah masker. Jika ada rekan2 yg ingin turut membantu nanti kita bagikan kewarga.
Dan jika melihat warga yg terkena dampak asap mengalami sesak langsung koordinasikan nggeh..” timpal dr Endah gak mau kalah .

Untuk kordinasi saya sama relawan bila mengetahui warga sesak lgsg kami luncurkan unit yg ada medisnya
Tim psc saat ini merujuk pasien yg sesak nafas warga jaten jedong ke puskesmas

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Minggu malam   20/10 telah dilakukan tindakan pada 6 warga korban terdampak asap untuk penyembuhan sementara di dusun Krobyokan kecamatan Wagir.

Rincinya dalam laporan PSC 119 KOTA MALANG,Korban terdampak Kebakaran Lahan TPA Supit Urang,Waktu Minggu, 20 Oktober 2019, sekitar pukul 18.30 WIB *Lokasi*Dsn. Krobyokan Kec. Wagir Kab. Malang Korban yang terdampak*
1.) Nama : SAMAN
Umur : 74Th
Alamat : Dsn. Krobyokan Rt/Rw 004/008 Kec. wagir Kab. Malang
Yang dirasakan : sesak nafas
Nama : NGARI
Umur : 77Th
Alamat : Dsn. Krobyokan Rt/Rw 004/008 Kec. wagir Kab. Malang
Yang dirasakan : sesak nafas
3.) Nama : SAEM
Umur : 76Th
Alamat : Dsn. Krobyokan Rt/Rw 004/008 Kec. Wagir Kab. Malang
Yang dirasakan : sesak nafas
4.)  Nama : SARMI
Umur : 74Th
Alamat : Dsn. Krobyokan Rt/Rw 004/008 Kec. Wagir Kab. Malang
Yang dirasakan : sesak nafas
5.) Nama : DA’I
Umur : 77Th
Alamat : Dsn. krobyokan Rt/Rw 004/008 Kec. Wagir Kab. Malang
Yang dirasakan : sesak nafas . riwayat jantung
6.) Nama : Bambang Hariyanto
Umur : 60Th
Alamat : Dsn. Krobyokan Rt/Rw 004/008 Kec. wagir Kab. Malang
Yang dirasakan : sesak nafas asma
*Upaya yang dilakukan*- terapi o2.(*)

Di Posting : 21 October 2019

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga