Polda Jatim Kembali Tetapkan Satu Tersangka Baru Dugaan Kasus Rasisme Diasrama Mahasiswa Papua

Kategori :
Penulis : Kontributor
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

SURABAYA PROKOTA.Com – Kepolisian daerah Jawa Timur (Polda Jatim) semakin serius mendalami pengungkapan kasus dugaan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya.

Buktinya setelah menetapkan tersangka TS, jajaran penyidik Polda Jatim kembali menetapkan satu orang tersangka berinisial SA.

Sebelumnya penyidik Polda Jatim telah menetapkan tersangka kasus ujaran kebencian berinisial TS.

Kepastian penetapan tersangka inisial SA disampaikan secara langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan didampingi Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto seusai melaksanakan sholat Jum’at di serambi sisi barat Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim Jum’at (30/08/2019).

Luki menyatakan hasil perkembangan dan pemeriksaan terhadap tersangka TS untuk sementara ini belum ada.

Melalui Penasehat hukumnya yang bersangkutan rencananya akan datang di Mapolda Jatim pada hari ini Jum’at 30 Agustus 2019 sekitar pukul 13.00 Wib.

Rencananya, hari ini penyidik akan melakukan pemeriksaan dan pertanyaan tambahan yang menukik terhadap tersangka TS,” tambahnya.

Kepada awak media, Kapolda Jatim menjelaskan, pihaknya saat ini telah menetapkan satu tersangka lagi berinisial SA.

SA ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik berdasarkan dari hasil penyelidikan dan polisi menemukan gambar atau video yang diunggah melalui media sosial (medsos). Dia diduga telah mengeluarkan perkataan yang rasis atau tidak sopan,” ujar Kapolda Jatim.

Sementara itu, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto mengatakan, tersangka TS bukanlah orang yang pertama kali menyebarkan gambar tentang perusakan bendera. Namun tersangka TS turut serta menyebarkan berita bohong tersebut melalui media sosial.

Sedangkan tersangka SA mengeluarkan perkataan yang bersifat rasis atau tidak sopan berdasarkan dari hasil gambar atau video yang tersebar yang ditemukan oleh penyidik.

Wakapolda Jatim menambahkan setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan. TS akhirya ditetapkan sebagai tersangka. Mengenai ditahan atau tidak, nanti menunggu hasil pemeriksaan dan pertimbangan yang dilakukan oleh penyidik,” tandas dia.(RUSDI/JOKO)

Di Posting : 30 August 2019

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga