Gerakan Masyarakat Aengbaja Kenek Tolak Calon Dari Luar

Kategori :
Penulis : Ilyasi
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

SUMENEP PROKOTA.com – Gerakan Masyarakat Aengbaja Kenek (GMA) datangi kantor sekretariat panitia pendaftaran calon kepala desa (CAKADES), Desa Aengbaja kenek, Bluto Sumenep. Kami cinta damai, kami cinta desa ini, kami cinta tokoh lokal. Sontak massa aksi di jl safari 035 Desa Aengbaja Kenek. Kamis (22/8).

Massa aksi menduga ada masyarakat dari luar Aengbaja Kenek yang akan mendaftar sebagai Calon Kepala Desa dan Peraturan Bupati (Perbup) jangan di jadikan landasan untuk warga desa lain mendaftar disini.

Imam sarif selaku peserta aksi mengatakan, kami sudah duduk bareng bermusyawarah dengan panitia, tapi panitia tetap bersikokoh terhadap “perbub”. Ini kepentingan desa, yang paham soal kondisi desa iya warga desa setempat, bukan orang luar.

Selain itu, Kami dari GMA bersama masyarakat Aengbaja kenek menyampaikan beberapa tuntutan:
1. menolak adanya calon kepala desa dari luar
2. Menolak calon kepala desa lebih dari 5 calon
3. panitia harus netral tidak boleh berpihak terhadap salah satu calon
4. Meminta kepada panitia harus mempublish setiap pendaftar calon kepala desa ditempat strategis.

Lanjut sarif, Demi keterbukaan informasi terhadap masyarakat panitia harus mempublish siapa saja yang sudah mendaftar,

Panita harus benar-benar independen tidak bolah ditunggangi oleh calon lain, siapun itu. Massa aksi dari GMA meminta panitia dalam melakukan seleksi “CAKADES” tidak semerta merta berpedoman sama “perbub” melainkan harus melihat kepentingan masyarakat juga, toh masih banyak tokoh didesa ini yang mampu menjadi pemimpin. untuk mencegah konflik horizontal di Desa Aengbaja Keneka. “Tegasnya” kepada awak media.

Selain itu, kami dari GMA bersama masyarakat setempat akan terus menjaga dilokasi hingga penutupan tanggal 28 agustus 2019, untuk mencegah calon dari luar mendaftar.

GMA meminta kepada panitia untuk mepertemukan kedua bakalcalon untuk dipertemukan dan di fasilitasi yang sudah santer diisukan dipermukaan untuk melakukan musyawarah, mencari jalan damai, sehingga tidak terjadi konflik horizontal, ini demi kenyamanan, keamanan dan kedamian dilingkungan desa Aengbaja kenek. Tutupnya.(*)

Di Posting : 22 August 2019

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga