Karyawan RSUD Kanjuruhan Siap Mengadu ke Pimpinan DPRD Buntut Dimutasinya Direktur

Kategori :
Penulis : Ilyasi
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

MALANG PROKOTA.Com – Beragam cara akan ditempuh karyawan RSUD Kanjuruhan untuk mempertahankan drg. Marhendrajaya SpKG. Maklum karyawan RSUD Kanjuruhan tampaknya sudah satu kata untuk bersatu padu mempertahankan Marhendra untuk mewujudkan RSUD Kanjuruhan reborn 2020.

Yakni mewujudkan “Hospital for Humanity” (Rumah sakit untuk kemanusiaan).

Bahkan sebagai wujud solidnya mendukung kepemimpinan Marhendra, tim inspektorat dan satpol PP Pemkab Malang berkunjung ke RSUD Kanjuruhan Senin lalu (10/6/2019) meminta agar spanduk dan banner yang berisi penggalangan tanda tangan #SAVE RSUD KANJURUHAN REBORN 2020 diturunkan tak ada satupun karyawan RSUD Kanjuruhan yang bersedia menurunkannya. “Ya tadi tim inspektorat dan satpol PP minta agar spanduk penggalangan tanda tangan mendukung dr Jayak tetap disini (direktur RSUD Kanjuruhan) minta diturunkan. Tapi tidak ada yang berani, karena karyawan disini sudah kompak dan solid. Jadi Ndak ada yang berani menurunkan spanduknya,” ujar salah satu perawat RSUD Kanjuruhan inisial DG kepada jurnalis media ini Senin (10/6/2019).

Tak hanya itu, perwakilan karyawan RSUD Kanjuruhan juga akan mengadu ke DPRD Kabupaten Malang terkait mutasi yang dinilai janggal ini.

Dikatakan janggal lantaran status HM.Sanusi masih sebagai Plt Bupati Malang. Artinya ada aturan bahwa selama belum definitif seorang PLT Bupati atau Wali Kota tidak diperkenankan melakukan mutasi.

Namun faktanya, sebelum lebaran tepatnya Jumat (30/5/2019), HM Sanusi melakukan mutasi dengan mengganti Marhendra. “Rencana pengaduan ke dewan sudah disiapkan. Bahkan kabarnya dokter spesialis se RSUD Kanjuruhan ini minta hearing (dengar pendapat) langsung dengan Pak Sanusi,” kata dia.

Meski proses mengganti Direktur RSUD Kanjuruhan mutlak kewenangan Bupati Malang, ada hal-hal mendasar yang membuat karyawan RSUD Kanjuruhan mati-matian membela Marhendrajaya sebagai direktur RSUD Kanjuruhan.

Hal ini tertuang dalam surat yang sudah dipersiapkan karyawan RSUD Kanjuruhan untuk HM. Sanusi. “Lewat surat ini semoga Bapak Sanusi bisa memahami curhat dan kegalauan kami jika pimpinan kami (drg Marhendra) diganti,” kata karyawan RSUD lainnya.

Seperti apa suratnya??? Pasti membuat terharu!!!!

Di Posting : 12 June 2019

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga