DLH Apresiasi dan Dukung Giat Warga Ubah Limbah Botol Plastik Jadi Bernilai

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

DLH Apresiasi dan Dukung Giat Warga Ubah Limbah Botol Plastik Jadi Bernilai
MALANG.Prokota.com.Salah satu perwujudan pembangunan berkelanjutan diantaranya adalah adanya komitmen kita dan atau semua pihak, didalam melakukan suatu kegiatan / usaha selalu mengelola dampak lingkungan yang berpotensi menimbulkan degradasi kualitas lingkungan akibat pemakaian sumberdaya.Setiap kegiatan / usaha pasti menimbulkan dampak, baik berupa dampak positif maupun dampak negatif. Dalam konteks pembangunan yang berwawasan lingkungan, pada prinsipnya adalah bagaimana mengelola dampak agar kita dapat memaksimalkan dampak positif dan dapat meminimalkan dampak negatif.kami sangat mengapresiasi giat warga yang prolingkungan ,bisa manfaatkan limbah botol plastik menjadi barang yang bernilai ,intinya sulat sampah menjadi uang “ungkap Kadin Lingkungan Hidup Agoes Edy Poetranto saat dihubungi lewat seluler minggu 19/5 bangga.

“Kota Malang tempo dulu terasa sejuk, asri, dan nyaman, namun kini mulai terasa panas, macet, banjir, dan sebagainya. Hasil kajian daya dukung lingkungan, Kota Malang idealnya hanya mampu menampung penduduk sejumlah 849.672 jiwa, padahal menurut data kependudukan pada tahun 2017 penduduk Kota Malang sudah sebanyak 904.165 jiwa, belum termasuk mahasiswa dan pekerja dari luar kota, bila dijumlahkan Kota Malang secara de fakto sudah menampung di atas 1 juta orang.

“Dari aspek pemanasan global, emisi gas rumah kaca Kota Malang dari tahun ketahun selalu meningkat, dan berkat partisipasi dari semua pihak emisi gas rumah kaca pada tahun 2016 dapat ditekan laju peningkatan sebesar 2,2% (dari 9,47 %), dimana kontribusi sumber rosot gas rumah kaca terbesar berasal dari sektor energi 79 %.”paparnya .

Itulah gambaran kota kita tercinta saat ini, dan tentunya masih banyak faktor-faktor lain yang telah mempengaruhi kualitas lingkungan kota malang. Untuk itu Pemerintah Kota Malang, melalui forum ini melakukan salah satu upaya pencegahan dengan  melakukan bimbingan teknis khususnya bagi pengusaha golongan ekonomi lemah agar dalam menjalankan usaha / kegiatannya dapat membuat perencaan terkait prakiraan potensi dampak yang akan terjadi dan perencanaan terkait dengan pengelolaan dampak lingkungan yang terjadi, sehingga dapat meminimalkan dampak yang berpotensi menurunnya kualitas lingkungan di Kota Malang.DLH Apresiasi Warga Ubah Sampah Plastik jadi Kerajinan Bernilai Seni .
Perlu diketahui bahwa puluhan anak-anak usia sekolah dasar dan ibu-ibu yang berkumpul di masjid As- Sakinah Jalan Janti Barat Nomor 9A, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat 17 Mei 2019. Duduk bersimpuh, masing-masing mengambil dua botol minuman, pipet atau sedotan dan sendok plastik. Barang tersebut diperoleh dari sebuah rumah makan, maklum sebagian takmir masjid merupakan pengusaha warung makan. Sampah tak langsung dibuang, mereka kumpulkan dalam kantung plastik. CEO Hot Bottle The Indonesia Plastic Bottle Recycle Taufiq Saguanto duduk di tengah. Ia mengeluarkan gunting, gergaji besi dan lem tembak. Ia memperagakan mengubah sampah plastik menjadi kerajinan bernilai seni. Ia menggunting dan memotong bagian botol plastik, pipet dan sendok plastik. Lantas ditempelkan dengan lem di atas sebuah kertas karton. Setiap bagian disusun rapi, dan jadilah sebuah miniature sepeda motor gede.(*)

Di Posting : 19 May 2019

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga