Pemkot Apresiasi E-MAS DLH Pada Otonomi Award

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

MALANG, Prokota, Nampaknya motivasi diawal tahun 2019 bagi Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang makin memanas walaupun sudah seabrek prestasi diakhir tahun 2018 lalu tak membuatnya silau atau jadi malas. Bahkan minggu kedua dibulan Januari 2019 DLH kota Malang masuk jadi kota percontohan berkelanjutan Lingkungan ASEAN bersama Banjarmasin, juga tak membuat jajaran DLH berhenti berinovasi. Hal ini terbukti pagi tadi di Balaikota Malang tanggal 28 Januari 2019 Pemkot Malang berikan penghargaan yang dirahi DLH dalam Otonomi Award proinsi Jatim 2018 lalu , ” Penghargaan yang diraih Dinas Lingkungan hidup dalam ajang Otonomi Award tersebut menyertakan E-MAS yang bertitel kompetisi inovasi Layanan Publik , atau yang disingkat menjadi Kovablik itu telah meraih posisi dalam 25 besar se jawa Timur, yang berhasil sisihkan puluhan kota dan kabupaten, Penghargaan yang ditanda tangani Gubernur Jatim tahun 2018. Itu juga berhasil diajang IGA yang langsung diberikan langsung oleh kemendagri, hari ini Walikota Malang H Sutiaji menyerahkan pada DLH, “tutur Kepala DLH kota Malang Agoes Edy Poetranto pada Prokota.com usai menerima penghargaan itu Senin 28/1 dilokasi Apel pagi pelataran Balaikota.

Perlu diketahui dipenghujung tahun UPT Bengkel dan Angkutan Dinas Lingkungan Hidup(DLH) lakukan langkah moncer untuk jajarannya, hal ini dibuktikan dengan Kerja sama dengan PPPPTK dan BOE (VEDC) Malang Pelatihan selama 10 hari untuk meningkatkan kompetensi pelaksana Teknisi Mesin.

Hal itu diungkap Dr Elfiatur Roikhah, SE. MM,AK, CBV Kepala UPT Bengkel dan Angkutan DLH Kota Malang Bimtek ini juga sbg langkah persiapan utk pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) DLH yg merupakan bagian dari program Pengembangan Sistem Electronic Maintenance Warning System (e-MAS).

TRC ini nantinya bertugas utk menangani perbaikan kendaraan dan peralatan operasional persampahan secara cepat sehingga dpt mensupport kinerja pengelolaan sampah secara efektif dan efisien.”tegasnya

Senin 31/12 ditemui Prokota.com disela- sela Bimtek di Kantor jalan Bingkil.

Lanjut alumni UB tersebut beralasan kalau sistem Peringatan Dini Pemeliharaan secara elektronik (e-MAS) sendiri telah terbukti dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sebesar 68,75%, efisiensi anggaran perbaikan kendaraan dan alat berat sebesar 34,09%, peningkatan masa manfaat/umur ekonomis kendaraan sebesar 12-39% serta peningkatan capaian kinerja pegawai sebesar 100%
“Bimtek ini diharapkan dpt lebih meningkatkan kinerja dari sisi efisiensi anggaran maupun capaian kinerja pegawai ,bahkan dengan adanya bimtek ini kami berharap para pelaksana teknis di lapangan akan dapat secara cepat dan tepat menangani kerusakan2 mendadak kendaraan dan peralatan operasional persampahan shg dpt menghemat biaya jasa service kendaraan/peralatan,”tegasnya nyakin.

Terpisah Agoes Edy Poetranto Kadis Lingkungan Hidup kota Malang saat dikonfirmasih lewat selulernya lebih jauh menambahkan bahwa hal ini mengingat kendaraan dan peralatan operasional persampahan yg dimiliki DLH sudah sangat tua dan habis masa ekonomisnya sehingga membutuhkan biaya besar utk pemeliharaannya. untuk lebih efesiensi dan pengawasan melekat pada kendaraan utu dipasang gps.

Total ada 30 kendaraan yg sdh dipasang GPS dlm 2 tahap, tujuan pemasangan GPS ini adalah sebagai bagian dari sistem peringatan dini pemeliharaan kendaraan dan peralatanGPS akan memberikan data yg akurat ttg jarak tempuh kendaraan yg digunakan sbg dasar utk menghitung kebutuhan perawatan kendaraan yg meliputi pemeliharaan rutin, tune up, overhaul dan ganti olie Perawatan maintenance rutin kendaraan akan mengurangi tingkat kerusakan pada kendaraan yg membutuhkan biaya lbh besar serta menghambat proses pengelolaan sampah. “tegas mantan Kasatpol PP itu optimis.

Bahkan, tambah Agoes GPS rersebut juga dilengkapi dg tombol panik (panic button). Jika sewaktu2 terjadi kerusakan di jalan, sopir tinggal memencet tombol panik. Tutupnya.

Di Posting : 28 January 2019

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga