200 Pasning – Warga TPA Bersihkan Sungai Sedudut Supit Urang

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

MALANG PROKOTA – Gerakan Minggu bersih bakal jadi program rutin Unit Pelaksana tehnik Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang bekerjasama dengan bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kota Malang yang sebelumnya sukses menggeber program jumat bersih itu punya target lingkungan TPA Supit Urang terjaga kebersihannya terutama lingkungan sekitarnya. Awal gotong royong bahu- membahu antara pasukan kuning. Staf TPA dan warga TPA Supit Urang bersihkan sungai sekitar sungai Sedudut, “kurang lebih ada 200an personel pasukan kuning dari 15 korwil, beserta staf TPA dan warga Supit Urang sejak pagi berjibaku bersihkan sampah dialiran Sungai Sedudut, bahkan Pak lurah beserta Staf Mulyorejo ikut turba hingga sampek selesai, “ungkap Turut Setiaji Kepala UPT TPA Supit Urang kemarin saat ditemui Prokota.com dikantor DLH.

Alasan aksi bersih bersih titik sungai besar tak terkecuali Sungai Sedudut di TPA Supit Urang itu lanjut Turut, bahwa Aksi itu merespon keluhkan kesadaran masyarakat yang masih sering membuang sampah di Sungai sembarangan.

Terpisah Kadis Lingkungan Hidup Agoes Edy Poetranto menambahkan jika aksi bebas sampah sudah berjalan hingga setahun, trus dilanjut dengan kegiatan Jumat Bersih sebagai program 99 hari kerja dari Wali Kota Malang Drs Sutiaji di kawasan wilayah aliran sungai daerah aliran sungai Brantas .

Karena sampah yang diangkut oleh DLH saat membersihkan aliran sungai kawasan 9 titik sungai , sepanjang sungai diareal sungai tersebut rata-rata masih berjenis plastik atau bungkus makanan.

Menurut Joao Kabid Kebersihan DLH Kota Malang saat ditemui disela-sela minggu bersih 27 Januari 2019 di sungai Sedudut, mengatakan wilayah kelurahan Mulyoredjo kecamatan Sukun. (belakang TPA Supit Urang), yang dimulai pukul 06.30 WIB, lanjut Jo sapaan akrab Kepala Bidang ( Kabid ) Pelayanan Kebersihan Joao M.G. de Carvalho yang mendampingi Agoes Edy Poetranto Kadin Lingkungan Hidup Kota Malang itu mengaku saat melakukan pembersihan, ia yang terjun langsung ke sungai juga melihat masih banyak sampah plastik.

Lumayan kotor, untung sudah hujan jadi yang di dalam aliran sungai ini sudah hanyut. Ya masyarakat masih kurang kesadarannya, Dan di sepanjang (sungai) ini masyarakat masih membuangnya ke aliran sungai, (padahal) waktu bersih -bersih juga mereka tidak ikut ,hanya melihat dari jauh “jelasnya.

Seriusnya DLH terus ditunjukkan, terlihat dalam proses pembersihan aliran sungai Sedudut tersebut melibatkan 200 petugas kebersihan, pasukan kuning dan staf TPA Supit Urang.

Sungainya cukup terjal dan lumayan kotor dengan rumput liar dan sampah tetutama disungai ngaglik yang masuk kelurahan Mulyoredjo, Untuk pasukan kami bagi dua, jadi 30 per lokasi. Kami juga membawa armada Comvactor 1, Dumtrucknya 1 dan mini dumtrucknya 2, “tambahnya.

Di sana, petugas DLH tak hanya mengambil sampah dari aliran sungai, melainkan juga memotong ranting- ranting pohon yang ada di pinggiran sungai. Selain itu , tanaman liar yang merambat juga mempengaruhi aliran sungai.
Termasuk sekitar jembatan ada pemandangan kurang bersih kami selesaikan sekalian, karena aliran sungai supaya lancar jalan, “tandasnya nyakin.(*)

Di Posting : 27 January 2019

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga