Gairahkan Ekonomi Pedagang Kecil, Dinas Perdagangan Bakal Gulirkan Program ASN Cinta Belanja Pasar Tradisional

Kategori : ,
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

PROKOTA MALANG– Keberadaan toko modern di Kota Malang terus dievaluasi jajaran Pemkot Malang. Ini seiring dengan ditemukannya sejumlah toko modern yang tidak mengantongi izin resmi hingga melanggar aturan teknis saat Wali Kota Malang H. Sutiaji sidak beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Perdagangan Wahyu Setianto mengatakan meskipun secara kewenangan untuk penertiban toko modern ada di Satpol PP, pihaknya ikut aktif mengawal kebijakan wali kota.

Terutama tugas dan fungsi dalam rangka evaluasi toko modern.
“Kami akan memberikan masukan kepada Pak wali kota berupa telaah staf. Apalagi toko modern tidak bisa ditolak keberadaanya di era pasar terbuka ini,” ujar Wahyu kepada awak media.

Sedangkan terkait pengaturan jarak antara toko modern dengan pasar tradisional, lanjut Wahyu, pihaknya menekankan agar pasar tradisional tidak terganggu dengan toko modern.

Untuk itu, salah satu solusinya juga bakal digulirkan program ASN (dulu PNS) untuk cinta belanja ke pasar tradisional.
“Kami akan ajak ASN serta masyarakat untuk cinta belanja ke pasar tradisional. Meskipun itu juga kembali lagi ke pilihan masyarakat,” tambah mantan Kasatpol PP Kota Malang ini.

“Kami akan mengawal evaluasi toko modern sembari peraturan resmi ini terus dibahas,” imbuh dia. (*)

Di Posting : 31 October 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga