Penyidikan Marathon, KPK Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Suap dan Gratifikasi DAK 2011

Kategori :
Penulis : Rahman
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

PROKOTA MALANG – Pekerjaan marathon dilakukan penyidik KPK. Usai melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Kabupaten Malang dan menetapkan Bupati Malang Rendra Kresna sebagai tersangka atas perkara suap dan gratifikasi, penyidik KPK juga langsung melakukan pemeriksaan saksi.

Tak tanggung, pemeriksaan saksi yang dilakukan di ruang Mapolres Malang, Kepanjen, Jumat (12/10/2018) tujuh saksi dan dua orang saksi untuk kasus APBD-P 2015 Kota Malang.

Pemeriksaan juga dilakukan secara tertutup. Para saksi diperiksa soal penggunaan dana alokasi khusus (DAK) 2011.

Adapun para saksi yang diperiksa penyidik KPK antara lain empat orang saksi dari Badan Lingkungan Hidup (sekarang Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Malang yakni Tridiyah Maestuti (Kepala Badan Lingkungan Hidup 2011). Kemudian Sampurno (Sekretaris Badan Lingkungan Hidup 2011), Dwi July (Kasubag Keuangan Lingkungan Hidup 2011), Shopia L (Bendahara Badan Lingkungan Hidup 2011).

Selain itu, ada dua orang dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yakni Thory S dan M Imron, serta seorang dari pihak swasta, Riki H.

Usai diperiksa KPK, Tridiyah Maestuti mengatakan ada sejumlah pertanyaan yang ditanyakan kepada dirinya.

Perempuan yang kini menjabat Inspektur Inspektorat Kabupaten Malang itu tiba sekitar pukul 12.40 WIB, dan baru keluar ruang pemeriksaan sekitar pukul 17.00 WIB. “Seingat saya ada tiga sampai lima (pertanyaan). Hanya seputar tupoksi (tugas pokok dan fungsi) saja, tidak ada yang lain. Sudah ya, saya agak pusing,” ujar Tridiyah lalu cepat bergegas naik ke mobil dinasnya.(*)

Di Posting : 12 October 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga