KPK Soroti Kolam Renang Stadion Kanjuruhan Kualitasnya Tak Bagus, Padahal Diklaim Kolam Bertaraf Internasional

Kategori :
Penulis : Rahman
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

PROKOTA MALANG – Keberadaan kolam renang yang baru diresmikan Bupati Malang Rendra Kresna sempat mencuri perhatian penyidik KPK saat menggeledah kantor dinas pemuda dan olahraga (Dispora) di kompleks Stadion Kanjuruhan.

Hampir 3,5 jam, tim lembaga anti rasuah yang berjumlah 6 orang menggeledah kantor Dispora Rabu (10/10/2018) malam. Penyidik KPK datang sekitar pukul 16.00 lebih KPK datang sampai jam 19.30.

Kadispora Choirul Fathoni mengakui KPK tak banyak bertanya karena lebih fokus melakukan penggeledahan. Hanya saja, KPK sempat bertanya soal keberadaan kolam bertaraf internasional yang baru diresmikan Bupati Malang Rendra Kresna.

Penyidik KPK memang mengecek secara langsung keberadaan kolam renang tersebut. Sepintas penyidik melihat kualitas bangunan tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan Pemkab Malang.

Bahkan penyidik pun menyebut kolam itu punya kualitas tak bagus. Padahal pejabat Pemkab Malang menyatakan sebagai kolam renang bertaraf internasional. “Pertanyaan dia (KPK) soal kolam renang bertaraf internasional di Kanjuruhan yang baru diresmikan. Dia (KPK) komentar kualitasnya kolam renang kurang bagus, tak ada pertanyaan lagi,” kenang Fathoni.

Setelah itu, tim penyidik KPK meninggalkan kantor Dispora dan menuju mobil Innova hitam dan Hiace putih lalu bergeser entah kemana. Dalam kesempatan itu, tim KPK memboyong 13 lembar dokumen perihal Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). “KPK bawa berkas dari kami sedikit, bawa 13 lembar dokumen DPA,” ucap Fathoni. (*)

Di Posting : 10 October 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga