Geledah Selama 2 Jam, Penyidik KPK Sita Dokumen Dana Kampanye 2015

Kategori :
Penulis : Agus Prasetyo
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

PROKOTA MALANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas Bupati Malang Rendra Kresna dan rumahnya di Pakis.

Penggeledahan dilakukan 2 jam lebih. Mulai dari pukul 18.00 WIB – 20.23 WIB. Dalam penggeledahan itu, KPK mengamankan sejumlah dokumen penting yang disinyalir untuk pemeriksaan lanjutan.

Usai dilakukan penggeledahan, Bupati Malang Rendra Kresna mengaku menandatangani tiga dokumen dari penyidik KPK.

Dokumen pertama KPK yang ditanda tangani yakni berita acara penggeledahan rumah dinas. Kedua berita acara barang bukti, dan ketiga yakni STPBB atau Surat Tagihan Pajak Bumi dan Bangunan.

Hanya saja saat ditanya barang bukti apa saja yang diamankan penyidik KPK, Rendra tidak hafal. Dia hanya mengatakan yang dibawa penyidik KPK berupa dokumen-dokumen. “Barang bukti dokumen-dokumen terkait kepegawaian, ada beberapa surat pengaduan dari masyarakat juga,” ujar Rendra usai penggeledahan rumah dinasnya.

Rendra mengakui beberapa dokumen yang disita KPK tersebut berada di ruang kerja Bupati. “Iya dokumen itu didapat di ruang kerja saya,” beber pria asal Pamekasan ini.

Sementara pantauan PROKOTA.com di lapangan penyidik KPK tampak meninggalkan Pendopo Agung di Jalan Agus Salim Malang sekitar pukul 20.23 WIB.
Tidak ada keterangan apapun pun yang diberikan penyidik KPK kepada awak media yang beberapa jam sebelumnya sudah menunggu di luar pagar pendopo Kabupaten Malang. (*)

Di Posting : 8 October 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga