MBF 2 Lebih Semarak, Rendra Optimis Sektor Pariwisata Bisa Menjadi Pilar Utama Mengurangi Kemiskinan di Kabupaten Malang

Penulis : Ilyasi
Kategori :
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Foto : Prokota.com

PROKOTA MALANG – Malang Beach Festifal 2 kembali di gelar Pemkab Malang. Dua acara Minggu (16/9/2018) diawali di Pantai Balekambang dan Pantai Nganteb Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang Jawa Timur.

Di Balekambang digelar lomba layang layang, lomba cipta kreasi daur ulang, gebyar gemar makan ikan dan parade chef, fashion show busana kebaya daur ulang.

Sedangkan di Pantai Nganteb digelar singhasari surfing internasional, Ngantep on stage music festival.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Malang Made Arya Wedhantara mengatakan kegiatan Malang Beach Festival 2 ini tujuannya tak lain untuk mendongkrak kunjungan wisatawan datang ke Kabupaten Malang.

Makanya Pemkab mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mensukseskan rangkaian acara dalam mendukung gelaran MBF 2. Seperti kreatifitas siswa dan masyarakat sebagai peserta kreasi daur ulang sampah melalui fashion show dan lomba cita kreasi daur ulang, lomba layang-layang.
Meningkatkan pembangunan kepariwisataan serta promosi pantai juga gebyar konsumsi makan ikan.”Intinya kita mengajak semua stakeholder untuk turut serta mempromosikan potensi yang ada di Kabupaten Malang,” ujar Made disela-sela acara.

Bupati Malang Rendra kresna, mengatakan secara nasional pariwisata memberikan sumbangsih nomer 2 terhadap penguatan perekonomian devisa negara.

Dan diharapkan pada akhir 2018 berada di posisi nomor 1. Apabila ini bisa diwujudkan Indonesia bisa menjadi negara yang di dukung oleh pengembangan ekonomi kreatif dari seluruh pelosok Indonesia. “Wisata di Indonesia khususnya di Kabupaten Malang tidak akan pernah turun pengunjungnya. Sebab menyediakan tempat untuk mengobati orang stres, lelah, penat, orang yang ingin refresing untuk menghadapi tantangan kedepan,” ucap Rendra dalam sambutannya.

Disisi lain sektor tambang, minyak akan mengalami penurunan, tapi wisata akan terus meningkat kedepannya, karena wisata tidak hanya mengandalkan pemandangan alam yang indah. Akan tetapi juga bisa melalui kuliner dan budaya.

Untuk itu, lanjut Rendra Kabupaten Malang kedepannya terus semakin aktif untuk menyusun terobosan baru di sektor pariwisata guna meningkatkan perekonomian serta mengurangi kemiskinan. Lantaran sektor pariwisata bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang riil. “Wisata yang dikelola BumDes juga tengah menggeliat. Dan ini riil bisa memberikan kesejahteraan buat masyarakat desa karena membuka lapangan kerja,” kata pria asal Pamekasan ini.

Rendra meegaskan Kabupaten Malang lagi mengawal dua program nasional, pertama kawasan ekonomi khusus (KEK) singosari, kedua badan otorita pariwisata (BOP) ini merupakan usulan Kabupaten Malang.

Bahkan, Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa juga siap mendukung program Kabupaten Malang termasuk akan berkomunikasi dengan Kemenhub RI dengan Kemenpar RI menjadikan bandara Abdul Rachman Saleh menjadi bandara internasional.

Rendra kresna juga melounching lagu “Malang Madep Manetep” yang di ciptakan oleh Bian Bagindas dan kawan kawan.
Selain itu, pada kegiatan kali ini dimeriahkan juga dengan komunitas penyanyi jalanan. (*)

Di Posting : 16 September 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga