Peringati World Clean Day, Rame-Rame Bersihkan Sungai Kampung Warna-Warni

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

PROKOTA MALANG –Aksi massal peduli Lingkungan yang dilakukan 520 orang ini patut mendapat apresiasi. Sebab mereka secara kompak membersihkan DAS Brantas di Kampung Warna-Warni Jodipan, Kampung Tridi dan Kampung Biru Arema Kota Malang, Sabtu (15/9/2018).

Mereka memungut sampah yang menyebar di sungai. Aksi prolingkungan ini merupakan gong peserta Jambore Indonesia Bersih dan Bebas Sampah. Aksi ini merupakan perwakilan 34 provinsi dan Kota Malang jadi tuan rumahnya.

Peserta dari berbagai kalangan aktivis persampahan seluruh Indonesia. Seperti, dari perguruan tinggi, LSM, instansi pemerintah, perusahaan swasta dan BUMN, Lembaga Filantropi, dan kelompok masyarakat lainnya.

 

Direktur Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP) Kementerian PUPR Dodik Krispratmadi mengungkapkan kegiatan ini bentuk gotong royong kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Bertepatan dengan World Clean Day, membuktikan dan mendeklarasikan peduli sampah.
“Dari acara ini diharapkan lahir pemikiran atau gagasan untuk menangani permasalahan sampah di Indonesia dengan baik,” ujar Dodik kepada awak media.

Dodik mengatakan kegiatan ini tidak berhenti di momentum jambore. Pihaknya akan terus mendorong untuk tercipta hidup sehat. Salah satunya menitikberatkan pada kesadaran peduli sampah. “Intinya perubahan mental ada program itu melalui Kementerian Kesehatan. Tidak bisa sendirian sehingga harus sinergitas. Kerjasama masyarakat juga harus didengarkan,” tutur Dodik.

 

Founder Greeneration Foundation Muhammad Bijaksana Junerosano mengatakan dipilihnya lokasi kerja bakti di Kampung Warna-Warni Jodipan, Kampung Tridi dan Kampung Biru karena kampung ini ikon pariwisata yang perlu digerakkan semangat peduli kebersihannya. “Momentum ini jadi perwujudan revolusi mental, isu sampah ini isu mental. Kalau sekadar rembuk saja kita nanti pusing,” kata dia.

Seperti diketahui, Kementerian PUPR menggelar Jambore Indonesia Bersih dan Bebas Sampah yang dilaksanakan di Lapangan Rampal Malang, 13 – 15 September 2018.

 

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 520 orang aktivis persampahan dari seluruh Indonesia, yang berasal dari Perguruan Tinggi, LSM, Instansi Pemerintah, Perusahaan swasta dan BUMN, Lembaga Filantropi, dan kelompok masyarakat lainnya dari 34 provinsi di Indonesia. Targetnya pada 2020 Indonesia bebas sampah. (*)

Di Posting : 15 September 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga