Bahaya, 22 Anggota DPRD Kota Malang Ditetapkan Sebagai Tersangka Baru Dugaan Kasus Suap APBD 2015

Kategori :
Penulis : Doddi Risky
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

PROKOTA MALANG – Seperti yang sudah diprediksikan, jumlah tersangka dalam kasus dugaan suap APBD 2015 yang melibatkan anggota DPRD Kota Malang bertambah menjadi kenyataan. Kepastian ini setelah KPK menetapkan 22 orang tersangka baru seusai diperiksa penyidik KPK pada Senin (3/9/2018) di Gedung KPK di Jakarta.

Penetapan 22 tersangka baru ini setelah penyidik KPK mendapatkan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan para wakil rakyat itu menjadi tersangka. Para anggota dewan itu diduga menerima hadiah atau janji dari Wali Kota Malang Moch Anton. “KPK mendapatkan bukti permulaan yang kuat sehingga KPK menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka baru dugaan kasus suap APBD 2015,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam siaran persnya di gedung KPK.

Penetapan 22 anggota DPRD Kota Malang tersebut dipastikan akan mengganggu jalannya roda pemerintahan Kota Malang. Sebab, setelah ditetapkan sebagai tersangka mereka akan menjalani pemeriksaan lanjutan secara lebih intensif oleh penyidik KPK. Sehingga peran dan tanggung jawab mereka sebagai anggota legislatif terganggu.

Inilah 22 nama Anggota DPRD Kota Malang yang ditetapkan sebagai tersangka baru adalah: Asia Iriani (PPP), Indra Tjahyono (Demokrat), Choeroel Anwar (Golkar), Moh Fadli (Nasdem), Bambang Triyoso (PKS), Een Ambarsari (Gerindra), Erni Farida (PDI-P), Syamsul Fajrih (PPP), Choirul Amri (PKS), Teguh Mulyono (PDI-P), Imam Ghozali (Hanura)

Suparno Hadiwobowo (Gerindra), Afdhal Fauza (Hanura), Sony Yudiarto (Demokrat), Haryanto (Golkar), Teguh Puji Wahyono (Gerindra), Harun Prasojo (PAN), Hadi Susanto (PDI-P), Diana Yanti (PDI-P), Sugianto (PKS), Arief Hermanto (PDI-P), Mulyanto (PKB).

Dengan ditetapkannya 22 anggota DPRD sebagai tersangka baru, maka total sudah 40 orang menjadi tersangka. Sehingga praktis dari total 45 orang anggota DPRD Kota Malang, hanya 5 orang saja yang tersisa dan masih bisa menjalankan tugas sebagai wakil rakyat secara normal.

Kelima adalah Abdurrochman, Priyatmoko Oetomo, Tutuk Hariyani, Nirma Chris Nindya dan Subur Triono. (*)

Di Posting : 3 September 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga