AMAN Serukan Pesan Damai untuk Pilpres dan Pileg 2019

Kategori :
Penulis : Rahman
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

PROKOTA MALANG – Ratusan massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) berkumpul di depan Balai Kota Malang, Jawa Timur.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anak Negeri (AMAN) Malang Raya. Massa lintas organisasi tersebut menggelar Refleksi Cinta Kebangsaan di depan kantor Wali Kota Malang.

Mereka datang sejak pukul 15.30 WIB dan lebih dari 90 menit kemudian membubarkan diri dengan tertib. “Ini komunitas dari berbagai elemen masyarakat di Malang. Kami sudah terbentuk sejak setahun lalu,” ujar Jeru Fael Manoradja, juru bicara AMAN Malang Raya, Kamis (30/8/ 2018).

Peserta refleksi kebangsaan itu berasal dari komunitas lintas agama, organisasi kepemudaan dan berbagai organisasi kemasyarakatan.

Tapi mereka datang tanpa mengenakan seragam masing – masing organisasi, melainkan dalam balutan busana merah dan putih.

Bendera berbagai ukuran mulai kecil hingga raksasa mereka bentangkan. Lagu – lagu kebangsaan turut dinyanyikan bersama. Acara ini sekaligus sebagai seruan damai untuk seluruh masyarakat Malang Raya. Agar bisa saling menjaga satu dengan yang lain. “Ini sekaligus misi damai di tengah kondisi hari ini yang masyarakatnya terbelah soal sikap politik,” kata dia.

Aliansi ini berharap seluruh warga Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang bisa saling menjaga. Baik itu dalam interaksi sosial maupun unggahan di dunia maya. Agar tak saling memprovokasi antara satu dengan lainnya.

Ratusan massa AMAN Malang Raya juga mendeklarasikan pernyataan sikap bersama. Di depan Balai Kota Malang itu, mereka menyerukan empat poin penting. Yaitu, menolak faham radikal dan terorime, menolak berbagai bentuk ujaran kebencian dan isu SARA.

Serta mendukung pemberantasan narkoba dan mendukung pelaksanaan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019 mendatang dengan damai. Isu politik menjadi perhatian khusus, agar jangan sampai terjadi gesekan antar pendukung di wilayah Malang. “Harapan kami, boleh berbeda pilihan politik. Tapi tetap harus menjunjung tinggi perdamaian,” tandas Jeru. (*)

Di Posting : 30 August 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga