Lulusan STTP Malang Dituntut Kementerian Pertanian RI jadi Pengusaha Pertanian

Kategori :
Penulis : Agus Prasetyo
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

PROKOTA MALANG – Direktorat Jenderal Kesehatan Hewan dan Peternakan Kementrian Pertanian RI meminta lulusan wisudawan sekolah tinggi penyuluhan pertanian Malang (STPP)  tidak harus menjadi pegawai negeri sipil tetapi menjadi pengusaha.

Hal itu disampaikan Drh I Ketut Diarmita selaku Direktur Jenderal peternakan dan kesehatan hewan  kementrian pertanian RI.

Dia mengatakan saat ini terjadi perubahan beralih profesi dari pertanian ke sektor lainnya. Kondisi ini tentunya tidak baik lantaran Indonesia negara agraris.

Untuk itu, para lulusan sarjana pertanian diharapkan bisa mengembangkan daerah lain yang kosong  seperti di Maluku, Irian Jaya dan daerah lainnya. “Jangan semua numplek di Jawa ,tetapi Jawa sangat strategis apabila daerah lain karena pengaruh biaya produksi,” ujar dia.

Ketut menegaskan profesi pertanian bukan pekerjaan jelek, akan tetapi profesi yang sangat prospek. Hanya saja perlu merubah mindset petani untuk menjadi pengusaha di bidang pertanian.

Setiap tahun ada sejuta orang beralih profesi dari petani ke sektor lain. Untuk mengatasi  persoalan ini lulusan pertanian harus dididik dari sektor lain misalnya mengembangkan usaha pertanian dan sektor peternakan. Dengan demikian tidak berduyun duyun ke kota .

Sedangkan, Dr Ir Surachman Suwardi Ketua sekolah penyuluhan pertanian Malang meminta kepada lulusan STPP Malang untuk menyampaikan kepada generasi di daerahnya agar meningkatkan kapasitas sebagai generasi muda dalam sektor pertanian.

Dalam acara wisuda di sekolah tinggi penyuluhan pertanian Malang telah meluluskan 241 wisudawan terdiri 69 dari program studi penyuluhan pertanian dan 72 dari program studi penyuluhan pertanian.

Wisudawan terbaik untuk program penyuluhan pertanian diraih Haryanta Nuha Pradipta dari Jawa timur, Iyan Cahyana dari Jawa barat, Komang Mei Suastini dari Bali .

Lulusan terbaik dari program studi penyuluhan peternakan dicapai wisudawan asal Jawa timur yakni Febria Yatimayul Munawwarah , Yuni Eka Puspita Sari dan Aisy Karima Dewi. (*)

Di Posting : 28 August 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga