Cegah Kebakaran Hutan, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung Gelar Apel Siaga

Kategori :
Penulis : Agus Prasetyo
Bagikan :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on print

Foto : Prokota.com

PROKOTA MALANG – Luasnya wilayah di Kabupaten Malang dimusim kemarau ini memang rentan terjadi kebakaran. Terlebih lagi daerah yang dipimpin Bupati Rendra Kresna ini masih banyak hutan.

Menyadari hal itu, Polres Malang menginisiasi menggelar apel siaga dalam rangka antisipasi pencegahan kebakaran hutan. Apel siaga itu sendiri dipusatkan di Lapangan Taman Wisata Precet Forest Park Dusun Precet, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang Jawa Timur.

Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Kesiapsiagaan dan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLAH) bertindak selaku Inspektur Apel adalah Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung beserta semua stakeholder di kabupaten Malang dan Dandim 0818/Kab. Malang – Batu.

Ujung mengatakan Apel kesiap siagaanaan ini bukan saja menjadi isu lokal dan nasional tetapi sudah menjadi isu internasional.

Untuk itu, pihaknya mengajak menanggulangi secara serius bersama sama kebakaran hutan di kabupaten Malang tidak terjadi .

Berdasarkan pengalaman tahun 2016, Singapura dan Malaysia protes atas asap karhutla dari Indonesia. Bahkan 2018 ini di Kalimantan tengah ada citizen law suit dimana mereka menggugat pemerintah atas penanganan karhutla yg dianggap belum serius.”Sinergitas dan keterpaduan antar unsur baik Polri TNI Pemkab dan unsur – unsur atau  komunitas masyarakat lainnya sangat vital. “Apel antisipasi kebakaran hutan ini juga dalam rangka koordinasi awal,” ujar Ujung dalam acara apel siaga.

“Setelah apel siaga dan koordinasi awal ini saya harap kita semua unsur satu visi dan misi dalam rangka menanggulangi karhutla ini,” imbuhnya.

Ujung menegaskan fokus upaya dan sumber daya yang ada diarahkan di bidang pencegahan. Artinya semaksimal mungkin mencegah agar tidak terjadi kebakaran hutan.

Secara tekhnis yg bisa dilakukan seperti patroli terpadu, update pemetaan data fire indeks, sosialisasi intens kepada  masyarakat. “Tapi kalau sudah terjadi kebakaran baik alat maupun personil harus selalu siap,” tandas dia. (*)

Di Posting : 25 August 2018

Berita Serupa

Politik
Bisnis
Olah Raga